Dark/Light Mode

Kapolri Bakal Tindak Tegas Premanisme Yang Resahkan Rakyat

Kamis, 15 Mei 2025 14:26 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Polri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memberantas aksi premanisme serta berbagai bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat, seperti judi online dan narkotika.

Komitmen tersebut disampaikan Kapolri dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Baharkam dan Korps Brimob Polri yang berlangsung di Gedung Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (15/5/2025).

“Polri tidak melihat pelaku dari kelompok mana, jika tindakannya meresahkan masyarakat, maka akan kami tindak tegas. Tidak ada kompromi terhadap premanisme dalam bentuk apapun,” ujar Kapolri.

Baca juga : Brimob Gelar Operasi Berantas Jaya 2025, Sasar Premanisme Jakarta

Untuk mendukung komitmen tersebut, Kapolri mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sejak 1 Mei 2025. Operasi tersebut menyasar berbagai tindak kejahatan yang kerap menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Selain premanisme, operasi ini juga ditujukan untuk menindak pelaku judi online, peredaran narkoba, hingga terorisme,” katanya.

Menurut Kapolri, gangguan keamanan seperti aksi preman, debt collector ilegal, hingga penyelundupan menjadi perhatian utama karena dapat mengganggu stabilitas nasional, terutama di sektor industri dan investasi. Oleh sebab itu, Polri disebut akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk memastikan situasi kamtibmas yang kondusif.

Baca juga : Koto Tuo Siap Majukan Pendidikan Dan Promosikan Kuliner Minang Ke Dunia

“Polri berkomitmen untuk mengawal program-program strategis pemerintah, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi nasional,” ujarnya.

Selain fokus pada penegakan hukum, Kapolri juga mengingatkan jajarannya untuk terus bersiaga dalam menghadapi potensi bencana alam. Ia menyebut Polri harus hadir secara aktif dalam membantu masyarakat pada situasi darurat.

“Polri harus siap menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, banjir, tanah longsor, dan aktivitas vulkanik. Siapkan personel dan peralatan secara optimal agar negara bisa hadir melalui Polri saat dibutuhkan masyarakat,” tutur Sigit.

Baca juga : Gibran Dorong Kemandirian Pangan

Ia menambahkan bahwa kesiapan tersebut merupakan bagian dari bentuk pelayanan Polri yang dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kesiapan ini bukan hanya soal alat, tetapi juga mental, strategi, dan kecepatan bertindak di lapangan,” kata dia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.