Dark/Light Mode

11 Dari 97 WNI Yang Dievakuasi Dari Iran Telah Tiba Di Tanah Air

Rabu, 25 Juni 2025 13:07 WIB
Sebelas WNI yang dievakuasi dari Iran tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (24/6/2025), disambut perwakilan pemerintah usai menempuh perjalanan via Istanbul. (Foto: Kemlu)
Sebelas WNI yang dievakuasi dari Iran tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (24/6/2025), disambut perwakilan pemerintah usai menempuh perjalanan via Istanbul. (Foto: Kemlu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 11 dari 97 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran tiba dengan selamat di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (24/6/2025) sore. Mereka sebelumnya menempuh perjalanan darat dari Tehran ke Baku, Azerbaijan, sebelum diterbangkan ke Indonesia melalui Istanbul, Turki.

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, menyampaikan bahwa evakuasi dilakukan menyusul memburuknya situasi keamanan di Iran akibat serangan militer Israel.

Sementara itu, 18 WNI lainnya yang dijadwalkan tiba pada hari yang sama melalui Doha, Qatar, mengalami penundaan karena penutupan ruang udara di kawasan tersebut. Penerbangan mereka sempat dialihkan ke Jeddah dan sebagian kini telah melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

Baca juga : Dibantu Azerbaijan, 97 WNI Berhasil Dievakuasi Dari Iran

“KBRI Doha dan KJRI Jeddah telah memberikan bantuan dan pendampingan kepada mereka,” ujar Judha dalam keterangannya.

Adapun 68 WNI sisanya masih berada di Baku, Azerbaijan, dan tengah dalam proses pengaturan kepulangan oleh Pemerintah Indonesia. Mereka sebelumnya menempuh perjalanan darat selama sekitar 16 jam dari Tehran ke Baku, sebelum diberangkatkan secara bertahap ke Jakarta melalui Istanbul, Doha, atau Jeddah.

Seluruh proses evakuasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI sebagai bagian dari upaya perlindungan WNI di luar negeri. Sebelas WNI yang telah tiba di Jakarta disambut oleh sejumlah perwakilan Pemerintah RI, termasuk dari Kemenko Polhukam, Kemlu, serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Timur.

Baca juga : Diangkut Bus 16 Jam, Istirahat Di Azerbaijan

“Evakuasi dilakukan melalui kerja sama erat antara Ditjen Perlindungan WNI Kemlu, KBRI Tehran, KBRI Baku, TNI, serta dukungan dari Pemerintah Iran dan Azerbaijan,” jelas Judha.

Ia menambahkan, Kemlu terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah dan memperkuat Crisis Response Team (CRT), baik di Jakarta maupun di perwakilan luar negeri. Perwakilan RI juga aktif melakukan identifikasi dan penanganan dampak situasi terhadap WNI yang terdampak.

“Pemerintah Indonesia mengimbau seluruh WNI di kawasan Timur Tengah untuk tetap tenang, memantau informasi dari otoritas setempat, dan segera menghubungi hotline perwakilan RI jika menghadapi kesulitan,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.