Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Profil Ferry Juliantono, Dari Aktivis Ke Kursi Menteri Koperasi
Senin, 8 September 2025 20:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto melantik Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9). Pelantikan ini menjadi bagian dari reshuffle Kabinet Merah Putih.
Ferry sebelumnya menjabat Wakil Menteri Koperasi sejak Oktober 2024. Melalui Keputusan Presiden Nomor 86 Tahun 2025, ia resmi diangkat menjadi menteri.
Selain Kementerian Koperasi, reshuffle kali ini juga menyentuh sejumlah pos penting. Menteri Keuangan Sri Mulyani dicopot dan digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Perubahan juga terjadi di Kementerian Perlindungan Pekerja Migran, Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, serta pembentukan Kementerian Haji dan Umrah.
Baca juga : Pertemuan Trump-Putin Di Alaska Belum Hasilkan Kompromi Substansial
Lalu siapa sebenarnya sosok Menkop baru ini? Berikut profil singkat Ferry Joko Juliantono:
Ferry Joko Juliantono lahir di Jakarta pada 27 Juli 1967. Ia menempuh pendidikan sarjana akuntansi di Universitas Padjadjaran, Bandung, dan lulus pada 1993.
Belasan tahun kemudian, ia melanjutkan studi pascasarjana di Universitas Indonesia, jurusan hubungan internasional, dengan kekhususan ekonomi politik internasional.
Baca juga : Profil Kepala BNPT 2025 Eddy Hartono, Yang Kembali Dilantik Presiden Prabowo
Profil Ferry juga banyak dikaitkan dengan kiprahnya sebagai aktivis. Ia pernah menjadi tahanan politik pada 2008 setelah memimpin demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Sejak awal 2000-an, Ferry aktif dalam berbagai organisasi masyarakat. Ia memimpin Pimpinan Pusat Dewan Tani Indonesia sejak 2005 dan hingga kini menjabat wakil direktur pelaksana Induk Koperasi Tani Nelayan (Inkoptan). Kedekatannya dengan isu agraria membuat namanya dikenal di kalangan petani, nelayan, dan buruh.
Di jalur politik, Ferry bernaung di Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Ia kini menjabat Wakil Ketua Umum DPP Gerindra bidang penggalangan massa periode 2020–2025. Ia juga tercatat sebagai sekretaris jenderal Sarekat Islam periode 2021–2026. Tahun lalu, ia terpilih sebagai ketua umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) periode 2024–2028.
Baca juga : Mega Warning Kader Jangan Jadikan Partai Alat Kepentingan Pribadi
Saat menjabat Wakil Menteri Koperasi, Ferry mendorong program digitalisasi koperasi dan rebranding kelembagaan agar lebih adaptif dengan perkembangan ekonomi. Ia juga menggagas program Kopdes Merah Putih untuk memperkuat koperasi desa sebagai basis ekonomi rakyat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya