Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pimpin Pertemuan Tingkat Tinggi ASEAN TUC, Andi Gani Tekankan Perdamaian
Kamis, 11 September 2025 20:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - ASEAN Trade Union Council (ASEAN TUC) menggelar pertemuan tingkat tinggi selama dua hari, 11-12 September 2025, di Mason Pine Hotel, Bandung, Jawa Barat.
Pertemuan ini dipimpin langsung Presiden ASEAN TUC Andi Gani Nena Wea dan dihadiri oleh 18 presiden konfederasi buruh dari 11 negara di Asia Tenggara.
Adapun, ASEAN TUC merupakan konfederasi buruh terbesar di kawasan ASEAN yang mewakili lebih dari 12 juta anggota.
Forum ini menjadi wadah strategis untuk membahas isu-isu ketenagakerjaan, sekaligus memperkuat solidaritas antarnegara dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.
Baca juga : Kolaborasi Kemenkop dan Perguruan Tinggi Tingkatkan SDM Kopdes Merah Putih
Dalam kesempatan tersebut, Andi Gani mengatakan, pentingnya kerja sama serikat pekerja di kawasan Asia Tenggara, bukan hanya dalam memperjuangkan hak-hak buruh, tetapi juga dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.
"Pertemuan kali ini bukan hanya membahas masalah ketenagakerjaan, tetapi juga bagaimana kita sebagai gerakan buruh bisa ikut berperan dalam menjaga perdamaian di Asia Tenggara," kata Andi Gani, Kamis (11/9/2025).
"Saya sangat bahagia melihat pimpinan delegasi Thailand dan Kamboja yang menekankan pentingnya menjaga solidaritas antarnegara ASEAN. Ini membuktikan bahwa serikat pekerja punya posisi strategis dalam mempererat hubungan antar bangsa," ujarnya.
Andi Gani yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) ini menambahkan, tantangan global seperti disrupsi teknologi, ketidakpastian ekonomi, hingga geopolitik internasional menuntut adanya sinergi kuat di antara serikat buruh ASEAN.
Baca juga : Gubernur DIY Ajak Perguruan Tinggi Kawal Aspirasi Mahasiswa Secara Damai
Andi Gani menilai, serikat buruh tidak boleh hanya fokus pada masalah domestik, tetapi juga harus melihat bahwa kesejahteraan buruh di satu negara akan mempengaruhi negara lain di kawasan.
"Solidaritas ASEAN TUC adalah kekuatan besar untuk memperjuangkan keadilan sosial, pekerjaan layak, dan keamanan bagi seluruh pekerja di Asia Tenggara," tuturnya.
Dalam sambutannya, Andi Gani juga menjelaskan, pembentukan Desk Ketenagakerjaan Polri. Desk ini merupakan yang pertama di dunia.
"Desk Ketenagakerjaan lahir atas inisiatif Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang memilki perhatian sangat luar biasa terhadap perjuangan buruh Indonesia," ujarnya.
Baca juga : Taman Safari Indonesia Jalankan Inseminasi Panda Raksasa
Diketahui, pertemuan tingkat tinggi ASEAN TUC ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat memperkuat peran gerakan buruh di kawasan. Baik dalam aspek perlindungan tenaga kerja, pembangunan ekonomi berkeadilan, maupun dalam menjaga perdamaian dan stabilitas Asia Tenggara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya