Dark/Light Mode

Refleksi 65 Tahun UUPA, ATR/BPN Fokus Percepat Layanan Ke Rakyat

Kamis, 25 September 2025 17:03 WIB
Acara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2025 di Kantor ATR/BPN, Jakarta, Rabu (24/9). Foto: ATR/BPN
Acara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2025 di Kantor ATR/BPN, Jakarta, Rabu (24/9). Foto: ATR/BPN

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid, meminta jajarannya membuang total jargon "kalau bisa diperlambat, kenapa harus dipercepat". 

Ia menegaskan, percepatan layanan menjadi harga mati di momen refleksi 65 tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA).

"Tugas kita bersama mencari cara mempercepat pelayanan. Jargon kalau bisa diperlambat kenapa harus dipercepat jangan dipakai lagi. Justru harus sebaliknya, kalau bisa dipercepat kenapa harus lambat,"  tegas Nusron dalam peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2025 di Kantor ATR/BPN, Jakarta, Rabu (24/9).

Baca juga : Luncurkan ImpaCX, InJourney Airports Fokus Kerek Layanan 37 Bandara

Menurutnya, beban kerja ATR/BPN makin besar dan kompleks, sehingga percepatan layanan tak bisa ditawar. 

"Selamat 65 tahun UUPA. Semoga kita makin dekat dengan rakyat dan makin cepat melayani rakyat,"  ucap Menteri asal Golkar itu.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono yang pernah menjabat Menteri ATR/Kepala BPN tahun 2024, juga menekankan pentingnya kepastian hukum atas tanah.

Baca juga : 2026, PU Fokus Swasembada Pangan & Sekolah Rakyat

"Kita ingin seluruh wilayah Indonesia terdata dengan baik, dipetakan jelas, dan pada waktunya disertipikatkan. Masyarakat butuh kepastian hukum atas tanah, karena itu bukan hanya sumber keamanan ekonomi, tapi juga sosial, bahkan kehormatan,” kata AHY sapaan Agus Harimurti Yudhoyono   

Atas kolaborasi yang terbangun selama ini, AHY mengapresiasi jajaran ATR/BPN. 

"Semoga kebersamaan ini terus terjaga di tengah dinamika politik dan sosial. Mudah mudahan ATR/BPN makin jaya, makin berperan mewujudkan keadilan dan kesejahteraan," harapnya.

Baca juga : Kolaborasi BRI Dan Dukcapil Percepat Akses Layanan Digital Bagi Nasabah

Apresiasi juga datang dari mantan Wamen ATR/Wakil Kepala BPN 2019-2022, Surya Tjandra. Ia menekankan pentingnya memperkuat kelembagaan ATR/BPN.

"Kementerian ini pantas diperjuangkan, baik secara politik maupun anggaran, agar mimpi-mimpi besar kelembagaan bisa diwujudkan. Selamat Hari Agraria dan Tata Ruang,"  kata Surya.

Dalam acara itu, Nusron didampingi Wamen ATR Ossy Dermawan. Hadir pula mantan Kepala BPN 2012-2014 Hendarman Supandji, serta Hanifah Husein, istri almarhum Ferry Mursyidan Baldan, Menteri ATR/Kepala BPN 2012-2014.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.