Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gayo Lues Masih Terisolasi, Akses Darat Putus, Bupati Tembus Pakai Mobil Offroad
Minggu, 30 November 2025 17:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa Kabupaten Gayo Lues, Aceh, masih berada dalam kondisi terisolasi. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan, semua jalur darat utama yang menghubungkan Gayo Lues dengan empat wilayah lainnya, seperti Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Timur, dan Aceh Barat Daya dilaporkan putus total di berbagai titik akibat dampak parah banjir dan longsor.
Suharyanto menyebut bahwa seluruh jalur utama menuju kabupaten tersebut hingga Sabtu sore (29/11) belum dapat ditembus melalui darat. Kondisi lumpuh totalnya transportasi darat juga meluas di sejumlah wilayah vital lainnya di Aceh. Bener Meriah misalnya, juga terputus total dari semua arah, akan tetapi masih ada jalur udara sebagai satu-satunya alternatif untuk distribusi bantuan melalui Bandara Rembele.
Baca juga : BNI Indonesia Masters 2025, Mutiara Puas Libas Pemain Top Thailand
Di jalur utama Banda Aceh–Lhokseumawe–Aceh Timur, terjadi gangguan serius setelah Jembatan Meureudu di perbatasan Bireuen–Pidie Jaya runtuh, ditambah kerusakan pada Jembatan Samalanga. Bahkan, ruas jalan nasional Aceh Tengah–Nagan Raya dan jalur Takengon–Isaq–Gayo Lues juga tidak dapat dilewati sama sekali. Di sisi lain, BNPB memastikan pemasangan perangkat internet darurat Starlink telah dilakukan di sejumlah titik, termasuk di Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah, untuk membantu pemulihan komunikasi.
Meski demikian, Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, SE., M.Ap, menyampaikan bahwa Gayo Lues berada dalam kondisi darurat bencana akibat intensitas hujan tinggi. Kondisi ini menyebabkan beberapa daerah, terutama Kecamatan Pining, Tripe Jaya, dan Terangun, belum dapat dijangkau karena putusnya akses jalan. Kecamatan Putri Betung juga dilaporkan memprihatinkan akibat longsor yang menyebabkan jalan amblas dan putus.
Baca juga : Prabowo Ungkap Return Investasi MBG Di Acara Forbes: Bisa Tembus 37 Kali Lipat
Pemkab Gayo Lues pun bergerak cepat dengan mengumpulkan seluruh sumber daya lokal, khususnya mobil-mobil Offroad, untuk menerobos daerah-daerah yang masih terisolir. Bupati Gayo Lues beserta rombongan saat ini menggunakan mobil-mobil off road tersebut untuk menuju Tripe Jaya dan Terangun, membawa logistik dan alat-alat yang diperlukan. Wakil Bupati Maliki memastikan bahwa Bupati beserta rombongan tidak akan pulang ke ibukota Kabupaten sebelum bisa sampai dan masuk ke dua Kecamatan tersebut.
Namun, ia juga mendesak Pemerintah Provinsi untuk segera menurunkan bantuan guna perbaikan jalan yang rusak, terutama ruas Provinsi. “Jika tidak ada bantuan dari luar maka kami tidak sanggup untuk memperbaiki jalan ini, terutama ruas Provinsi,” ujar Maliki.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya