Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prancis Vs Inggris Berebut Juara 3
Mbappe-Kane Jaga Asa Sepatu Emas
Sabtu, 18 Juli 2026 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Setelah gagal menembus final, Prancis dan Inggris akan duel untuk memperebutkan juara ketiga Piala Dunia 2026. Meskipun bukan partai puncak, duel Les Blues vs The Tree Lion bukanlah laga hiburan. Apalagi bagi Kylian Mbappe dan Harry Kane, duel ini jadi peluang menggondol sepatu emas musim ini.
Duel Inggris vs Prancis akan berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB. Duel dua raksasa Eropa ini, dipastikan tetap berlangsung sengit karena mempertaruhkan gengsi dan peluang meraih podium ketiga.
Prancis terhenti di semifinal setelah takluk 0-2 dari Spanyol di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Rabu (15/7/2026). Sementara Inggris harus mengubur mimpi tampil di final setelah dikalahkan juara bertahan Argentina 1-2 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Kamis (16/7/2026).
Secara statistik, Inggris masih unggul dalam rekor pertemuan. Dari 32 laga di semua kompetisi, The Three Lions membukukan 17 kemenangan, lima hasil imbang, dan 10 kali kalah dari Les Bleus.
Namun, tren pertemuan terbaru berpihak kepada Prancis. Les Bleus memenangi tiga dari lima duel terakhir, termasuk kemenangan 2-1 atas Inggris pada perempat final Piala Dunia 2022 di Qatar.
Baca juga : KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli
Kedua tim sama-sama bertekad menutup turnamen dengan kemenangan. Selain memburu posisi ketiga, laga ini juga menjadi ajang pembuktian bahwa mereka tetap layak disebut sebagai kekuatan utama sepak bola dunia.
Sepanjang turnamen, Prancis tampil sebagai tim paling produktif. Skuad Didier Deschamps telah mencetak 16 gol dan melepaskan 110 tembakan ke arah gawang lawan. Keseimbangan antara lini belakang yang solid dan lini depan yang tajam menjadi kekuatan utama Les Bleus.
Laga ini juga menjadi penentu persaingan Sepatu Emas. Kylian Mbappe telah mengoleksi delapan gol, sama dengan Lionel Messi. Namun, Messi masih unggul karena mengemas empat assist, sedangkan Mbappe baru mencatat dua assist. Karena itu, Mbappe dipastikan akan tampil habis-habisan demi menambah koleksi golnya.
Selain Mbappe, Prancis diperkirakan tetap mengandalkan Ousmane Dembele, Michael Olise, Aurélien Tchouaméni, dan Adrien Rabiot untuk menguasai lini tengah sekaligus menopang serangan.
Di kubu Inggris, Harry Kane dan Jude Bellingham menjadi tumpuan utama. Keduanya telah mengemas masing-masing enam gol dan masih memiliki peluang mengejar Mbappe maupun Messi dalam perebutan Sepatu Emas. Anthony Gordon juga diprediksi kembali dipercaya sebagai starter untuk menambah daya gedor The Three Lions.
Baca juga : Heroik Mutaqin Pratama: Perempuan Lebih Banyak Ditempatkan Di Nomor 3
Prancis berpotensi kehilangan bek andalannya, William Saliba, yang mengalami cedera punggung saat menghadapi Spanyol. Di sisi lain, Inggris juga masih memantau kondisi Reece James yang mengalami masalah kebugaran seusai laga melawan Argentina.
Pelatih Inggris Thomas Tuchel mengakui atmosfer perebutan tempat ketiga berbeda dengan laga final. Menurutnya, tidak ada pemain yang benar-benar ingin memainkan pertandingan ini. "Semua orang datang ke Piala Dunia untuk menjadi juara," ujar pelatih asal Jerman itu.
Meski demikian, Tuchel memastikan anak asuhnya tetap akan tampil profesional.
"Yang terpenting bagi kami adalah bangkit dan bereaksi. Itulah yang harus dilakukan di level tertinggi olahraga ini dan itulah yang akan kami lakukan," tegasnya.
Bek kiri Prancis Lucas Digne juga mengaku masih kecewa setelah tersingkir di semifinal. Apalagi dirinya menjadi penyebab lahirnya penalti untuk Spanyol. Meski begitu, ia memastikan Les Bleus tetap bertekad mengakhiri turnamen dengan kemenangan.
Baca juga : Idham Holik: Jika Tidak Terpenuhi, Parpol Didiskualifikasi
"Terlepas dari kekecewaan yang luar biasa ini, saya tetap bangga. Kami tampil luar biasa sepanjang turnamen. Ini belum berakhir, kami masih punya podium yang harus diraih," kata Digne.
Dalam sejarah Piala Dunia, perebutan tempat ketiga kerap menghadirkan pertandingan yang terbuka dan atraktif. Tanpa tekanan sebesar partai final, kedua tim biasanya bermain lebih lepas dan berani menyerang.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki kedua kubu, duel Prancis kontra Inggris dipastikan bukan sekadar laga pelengkap. Pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir bagi Mbappe, Kane, maupun Bellingham menambah pundi-pundi gol sekaligus membuktikan karakter, mentalitas, dan kualitas mereka di panggung sepak bola terbesar di dunia. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya