Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hasil TKA SMA-SMK 2025 Sudah Diumumkan, Ini Link Untuk Ngecek Nilainya
Selasa, 23 Desember 2025 17:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengumumkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025, Selasa (23/12/2025).
Pelaksanaan TKA periode 3–6 November 2025 diikuti oleh lebih dari 82 persen satuan pendidikan sasaran, dengan tingkat kehadiran murid mencapai 98,56 persen dari total peserta terdaftar. Dari total lebih dari 3,56 juta murid sasaran, sebanyak 97,94 persen mengikuti ujian pada jadwal utama. Sisanya, mengikuti ujian susulan akibat alasan penting atau kendala teknis tertentu.
Hasil TKA menjadi syarat penting bagi siswa SMA dan SMK yang akan mendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Secara otomatis, nilai TKA akan terintegrasi ke dalam sistem SNBP dan e-rapor, sehingga peserta tidak perlu mengunggah nilai secara manual.
Berikut cara mengecek hasil TKA SMA 2025 secara online:
- Buka laman resmi TKA melalui link https://tka.kemendikdasmen.go.id
- Masukkan username dan password yang telah terdaftar.
- Isi kode keamanan sesuai gambar yang muncul di layar.
- Klik tombol “Masuk” untuk melanjutkan.
- Klik “Lihat Nilai” untuk menampilkan nilai TKA.
Meski pengumuman hasil TKA dilakukan pada hari ini, nilai ujian tersebut tidak langsung diumumkan kepada publik.
Berdasarkan keterangan dari akun Instagram resmi Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, hasil TKA terlebih dahulu disampaikan kepada dinas pendidikan provinsi serta kantor wilayah satuan pendidikan.
Baca juga : Pertamina SMEXPO 2025 Resmi Dibuka, Pacu Untuk UMKM Naik Kelas
Setelah itu, sekolah melakukan pengecekan kelengkapan dan kesesuaian identitas peserta melalui Daftar Kolektif Hasil TKA (DHKTKA) sesuai kewenangannya.
Apabila data peserta telah dinyatakan sesuai, Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA) akan didistribusikan dan dapat dicetak oleh satuan pendidikan.
Sistem akan menampilkan skor TKA, yang berkisar antara 0–100 dan dibulatkan dua angka di belakang koma. Nilai akan dikategorikan ke dalam Istimewa, Baik, Memadai, dan Kurang.
Tidak Menentukan Kelulusan
Dalam taklimat media pada Senin (22/12/2025), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, TKA dirancang sebagai asesmen yang memiliki tiga fungsi utama: assessment of learning untuk memotret capaian, assessment for learning sebagai dasar perbaikan pembelajaran, dan assessment as learning yang menjadi bagian dari sistem penilaian komprehensif pendidikan.
Tahun mendatang, pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dan SMP akan diintegrasikan dengan Asesmen Nasional (AN).
"Hasil TKA tidak menentukan kelulusan, namun dapat digunakan dalam sejumlah kebijakan. Termasuk, sebagai salah satu pertimbangan pada jalur seleksi masuk perguruan tinggi berdasarkan prestasi," jelas Mu'ti.
Alat Diagnosis
Baca juga : Pertamina SMEXPO 2025 Resmi Dibuka, Wujudkan Kolaborasi untuk UMKM Naik Kelas
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin menjelaskan, TKA dirancang sebagai alat diagnosis nasional untuk membaca kondisi kemampuan akademik murid secara lebih jernih dan berkeadilan.
Menurutnya, TKA bukan sekadar menyajikan angka, tetapi juga menjadi dasar pengambilan kebijakan berbasis data untuk meningkatkan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
Dalam pengolahan hasil, TKA menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) dengan model dua parameter logistik. Sehingga, penilaian tidak hanya mempertimbangkan jumlah jawaban benar, tetapi juga tingkat kesulitan dan daya pembeda soal. Penetapan kategori capaian dilakukan secara transparan dengan melibatkan guru dari berbagai provinsi.
Hasil TKA disajikan dalam empat kategori capaian: kurang, memadai, baik, dan istimewa, disertai deskripsi kemampuan untuk membantu murid dan sekolah melakukan perbaikan pembelajaran secara terarah.
"Hasil TKA tidak dimaksudkan untuk memberi label, merangking sekolah, atau perbandingan daerah dengan makna yang sempit. Hasil TKA difungsikan sebagai cermin bersama untuk memahami kebutuhan nyata pembelajaran di kelas," papar Toni.
"Data TKA akan digunakan sebagai titik awal perbaikan kebijakan, penguatan pembelajaran mendalam, penyempurnaan kurikulum, serta peningkatan kualitas proses belajar-mengajar,” pungkasnya.
Baca juga : Di SIAL Interfood 2025, Sanwoo Tampilkan Inovasi Pendingin untuk Industri F&B
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya