Dark/Light Mode

Tragedi Di Tol Krapyak, Kakorlantas Imbau Pengemudi Waspada Dalam Berkendara

Rabu, 24 Desember 2025 09:34 WIB
Kakorlantas Polri. (Dok. Korlantas)
Kakorlantas Polri. (Dok. Korlantas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengimbau seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan disiplin berlalu lintas. Khususnya selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk mencegah terulangnya kecelakaan lalu lintas fatal seperti yang terjadi di ruas Tol Krapyak, Semarang, Jawa Tengah, yang menewaskan 16 orang.

Kakorlantas Agus menjelaskan, berdasarkan hasil penanganan awal di lapangan, kecelakaan di Tol Krapyak merupakan kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah bus penumpang. Kendaraan tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Sehingga kehilangan kendali saat melintas di ruas jalan tol, menabrak pembatas jalan, dan kemudian terguling. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban jiwa dalam jumlah besar serta menjadi perhatian serius seluruh pihak.

“Kecelakaan di Tol Krapyak yang menimbulkan banyak korban jiwa menjadi keprihatinan mendalam bagi kita semua. Ini menjadi peringatan keras bahwa faktor kecepatan, kondisi pengemudi, serta kesiapan kendaraan sangat menentukan keselamatan di jalan,” kata Kakorlantas kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).

Baca juga : Kapolri: Berikan Pelayanan Terbaik, Waspada Bencana

Kakorlantas Polri menegaskan kecelakaan lalu lintas tidak terjadi karena kombinasi antara faktor manusia, kendaraan, kondisi jalan, dan lingkungan. Oleh sebab itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh dan kolaboratif oleh seluruh pihak terkait.

“Keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Aparat kepolisian, operator jalan tol, perusahaan transportasi, pemerintah daerah, dan masyarakat harus bersinergi agar kejadian serupa tidak terulang, terlebih di masa libur panjang Nataru,” sambung Irjen Agus.

Kakorlantas juga mengingatkan para pengemudi, khususnya pengemudi angkutan umum dan kendaraan jarak jauh, agar tidak main-main dengan nyawa manusia. Tidak memaksakan diri saat kelelahan, mematuhi batas kecepatan dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum beroperasi.

Baca juga : Program Kampung Iklim Di Karawang, Peruri Wujudkan Desa Tangguh & Berkelanjutan

“Jangan memaksakan diri mengemudi saat lelah atau mengantuk. Istirahat yang cukup dan kepatuhan terhadap batas kecepatan adalah kunci utama keselamatan,” imbuhnya.

Selain itu, Kakorlantas Polri meminta para operator jalan tol dan instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan dan rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kecelakaan. Termasuk penambahan rambu peringatan, pengaturan kecepatan, serta optimalisasi sistem pemantauan lalu lintas.

Korlantas Polri juga akan mengintensifkan penegakan hukum melalui patroli dan pemanfaatan teknologi, seperti ETLE. Terutama pada ruas tol yang memiliki tingkat kerawanan tinggi selama arus libur Natal dan Tahun Baru.

Baca juga : Kapolri Bawa Pesan Presiden Di Merak: Beri Pelayanan Terbaik, Waspadai Bencana

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi demi melindungi nyawa diri sendiri dan orang lain,” tandasnya.

Kakorlantas Polri berharap, dengan meningkatnya sinergi seluruh pihak dan kesadaran masyarakat, mobilitas selama libur Nataru dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Sehingga sngka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.