Dark/Light Mode

Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas Pastikan Pengamanan Ibadah dan Mudik Optimal

Jumat, 20 Maret 2026 07:17 WIB
Foto: Korlantas Polri.
Foto: Korlantas Polri.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri yang juga Kepala Operasi Pusat (Kaopspus) Operasi Ketupat 2026, Irjen Agus Suryonugroho, memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya di lokasi tempat ibadah dan pusat kegiatan masyarakat.

Ia menyatakan, seluruh jajaran telah disiagakan sejak malam takbiran hingga pelaksanaan Salat Id guna menjamin masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

“Terkait pengamanan Idulfitri, termasuk malam takbiran dan salat Id, seluruh jajaran telah siap,” ujar Agus di Pospol Thamrin, Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Baca juga : Tinjau Stasiun Tugu DIY, Kapolri Pastikan Puncak Arus Mudik Berjalan Aman

Agus menegaskan, Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas selama arus mudik dan balik, tetapi juga mencakup pengamanan kegiatan keagamaan serta momentum sosial masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Sejumlah titik strategis, seperti masjid, lapangan Salat Id, hingga pusat kegiatan masyarakat, menjadi fokus pengamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada lalu lintas, tetapi juga menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri, termasuk berbagai momentum sosial dan spiritual,” jelasnya.

Baca juga : Kapolri Pastikan Rekayasa Lalin Untuk Mudik Optimal

Di sisi lain, Agus menyebut kondisi arus lalu lintas hingga saat ini masih terpantau aman dan terkendali, baik di jalur tol maupun arteri.

Meski terjadi peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas arteri, kepolisian telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas, seperti sistem buka-tutup, pengalihan arus, contraflow, hingga one way di sejumlah wilayah.

“Kami terus memantau arus lalu lintas, baik di jalan arteri maupun tol. Memang ada peningkatan di arteri, namun para Kapolda dan Dirlantas telah menyiapkan berbagai skenario, termasuk contraflow dan one way,” tuturnya.

Baca juga : Kemendukbangga/BKKBN Hadirkan Posko Layanan Keluarga di Jalur Mudik Lebaran 2026

Untuk jalan tol, arus puncak mudik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret 2026 dengan volume sekitar 270 ribu kendaraan, meningkat 4,26 persen dibandingkan tahun lalu.

Dengan kesiapan pengamanan yang menyeluruh, Kakorlantas berharap seluruh rangkaian Idulfitri dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan nyaman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.