Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BRIN Gandeng UAG University Perkuat SDM Riset Menuju Indonesia Emas
Sabtu, 28 Maret 2026 17:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Ary Ginanjar (UAG University) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), di Gedung BRIN Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat manajemen talenta riset Indonesia di tengah persaingan global yang semakin kompetitif. Kolaborasi ini menegaskan komitmen kedua institusi dalam membangun ekosistem riset unggul yang tidak hanya bertumpu pada kecerdasan intelektual (Intelligence Quotient/IQ), tetapi juga kecerdasan emosional (Emotional Quotient/EQ) dan spiritual (Spiritual Quotient/SQ).
Founder UAG University sekaligus ESQ Corp, Ary Ginanjar Agustian, menekankan bahwa penemuan besar lahir dari kondisi mental yang tepat.
Baca juga : Gandeng Jasaraharja Putera, ASDP Gelar Mudik Gratis di Indonesia Timur
“Melalui momentum Bulan Syawal, kita berharap Nota Kesepahaman ini menjadi titik nol lahirnya terobosan besar. Saat para peneliti bekerja dalam kondisi tenang dan fokus, di sanalah inovasi yang mengakselerasi Indonesia Emas 2045 akan tercipta,” ujarnya, seperti keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (28/3/2026).
Ia menyoroti tantangan hilirisasi inovasi pada sektor pangan, energi, dan air. Saat ini, Indonesia memiliki sekitar 300 peneliti per satu juta penduduk, masih tertinggal dibandingkan Malaysia (2.300 peneliti) dan Korea Selatan (4.000 peneliti). Padahal, target Indonesia Emas membutuhkan 4.000 talenta ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) per satu juta penduduk.
Sebagai solusi, UAG University menghadirkan program manajemen talenta berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui platform TalentDNA untuk memetakan potensi dan karakter peneliti secara presisi.
Baca juga : Kemenperin Perkuat Basis Data Industri Nasional Lewat SIINas
“Kami memimpikan BRIN pada tahun 2030 bertransformasi menjadi lokomotif riset Indonesia dan powerhouse yang mendorong hilirisasi inovasi secara masif,” tambah Ary.
Kepala BRIN, Prof. Arif Satria, menyampaikan apresiasi atas dukungan UAG University dalam penguatan manajemen talenta. Menurutnya, pengelolaan talenta menjadi kunci melahirkan periset unggul dan berintegritas.
“Kita membutuhkan periset kelas dunia yang karyanya membawa kemajuan nyata. Manajemen talenta adalah jalan terbaik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di BRIN,” ucapnya.
Baca juga : Akhiri Polemik, MA Perkuat Legalitas Kolegium Kesehatan Indonesia 2024-2028
Ia menambahkan, kekuatan ekonomi global sangat ditentukan oleh kekuatan riset suatu bangsa. Karena itu, BRIN menargetkan riset yang tidak berhenti di laboratorium, tetapi berdampak nyata melalui varietas unggul, paten, hingga lahirnya ilmuwan kelas dunia.
Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen UAG University untuk memanfaatkan fasilitas BRIN melalui program Degree by Research, akses laboratorium, serta program magang.
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dihadiri jajaran pimpinan kedua institusi. Kolaborasi BRIN dan UAG University diharapkan menjadi katalisator lahirnya ekosistem manajemen talenta riset yang komprehensif, sekaligus melahirkan generasi periset Indonesia yang adaptif, berkarakter, dan siap menjawab tantangan global menuju Indonesia Emas 2045.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya