Dark/Light Mode

Perkuat Perdagangan Dan Investasi

Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Dan Pekerjaan Layak

Rabu, 29 April 2026 21:49 WIB
Seminar on Trade, Investment and Decent Work yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) di Jakarta, Rabu (29/4/2026). Foto: Kemenko Perekonomian
Seminar on Trade, Investment and Decent Work yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) di Jakarta, Rabu (29/4/2026). Foto: Kemenko Perekonomian

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus memperkuat peran perdagangan dan investasi sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus instrumen penting untuk menciptakan lapangan kerja yang layak, produktif, dan berkelanjutan di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dida Gardera mengatakan Indonesia terus menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di kisaran lima persen sembari mengejar target pertumbuhan sebesar delapan persen.

“Indonesia mempertahankan pertumbuhan ekonomi sekitar lima persen dan terus mengejar target pertumbuhan sebesar delapan persen. Kami menjaga perjanjian perdagangan yang kuat dengan mitra seperti Kanada, Amerika Serikat dan negara-negara di Asia untuk mendukung perdagangan global dan rantai pasok yang menjunjung tinggi hak asasi manusia serta mendorong pekerjaan layak bagi semua,” ujar Dida.

Baca juga : Prabowo Bakal Hadiri Peringatan May Day di Monas, Pemerintah Bersama Buruh

Hal ini diungkap Dida dalam Seminar on Trade, Investment and Decent Work yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Menurut Dida, penguatan kerja sama perdagangan dan investasi diperlukan untuk menjaga daya tahan ekonomi nasional sekaligus memperluas kesempatan kerja yang berkualitas di berbagai sektor.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste Simrin Singh menilai perdagangan dan investasi telah memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan ekonomi. Namun, manfaatnya dinilai belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga : Menteri UMKM dan PNM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca

“Perdagangan dan investasi dapat menjadi pendorong kuat kemajuan, namun keberhasilannya juga harus diukur dari kualitas pekerjaan yang diciptakan serta peluang yang dibuka bagi pekerja dan pelaku usaha. Dialog ini bertujuan untuk menemukan cara-cara praktis agar pertumbuhan menjadi lebih inklusif, memperkuat standar ketenagakerjaan, dan memastikan tidak ada yang tertinggal,” kata Simrin Singh.

Seminar tersebut menjadi bagian dari dialog nasional selama tiga hari mengenai perdagangan, investasi, dan pekerjaan layak di Indonesia.

Forum tripartit itu mempertemukan unsur pemerintah, pengusaha, pekerja, akademisi, hingga masyarakat sipil untuk membahas integrasi kebijakan perdagangan, investasi, dan ketenagakerjaan agar mampu mendorong pembangunan ekonomi yang lebih inklusif.

Baca juga : PLN dan PKK DKI Dorong Perempuan Melek Energi Cerdas dan Berkelanjutan

Melalui forum tersebut, para pemangku kepentingan juga membahas langkah-langkah untuk memperkuat perlindungan hak pekerja, meningkatkan standar ketenagakerjaan, serta memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan penciptaan kondisi kerja yang lebih adil dan berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.