Dark/Light Mode

Tempuh 9 Jam Perjalanan, Buruh Ingin Rasakan Langsung Perayaan May Day di Monas

Jumat, 1 Mei 2026 11:22 WIB
Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). (Foto: Zahra/RM)
Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026) berlangsung meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto. 

Ribuan buruh dari berbagai daerah memadati lokasi sejak pagi hari untuk mengikuti rangkaian acara sekaligus menyampaikan aspirasi mereka. 

Pantauan RM.id dilokasi pada peringatan Hari Buruh, terlihat sejumlah massa berkumpul  sekitaran Monas. Para peserta didominasi oleh kelompok laki-laki dan Perempuan dewasa yang mengenakan atribut seragam seperti kaos putih dan topi, menandakan identitas komunitas atau organisasi tertentu.

Kegiatan diawali dengan titik kumpul di trotoar, di mana peserta tampak berkoordinasi sebelum bergerak. Beberapa orang terlihat berdiri berkelompok sambil memantau situasi sekitar, sementara lainnya berjalan menuju lokasi tujuan.

Di sepanjang jalan, tampak sejumlah bus yang terparkir, diduga sebagai sarana transportasi bagi massa aksi. Kehadiran bus dalam jumlah cukup banyak menunjukkan mobilisasi peserta dari berbagai wilayah. Lalu lintas di sekitar lokasi sedikit melambat akibat aktivitas massa. 

Baca juga : Jangan Parkir Sembarangan, Ini Lokasi Kantong Parkir Resmi saat May Day di Monas

Prabowo yang tiba sekitar pukul 08.45 WIB dengan mengenakan pakaian safari krem dan topi hitam. Kedatangannya langsung disambut riuh oleh massa buruh yang berharap bisa bertemu dan bersalaman secara langsung. 

Salah satu buruh yang hadir adalah Zuratman (60), warga Cilacap, Jawa Tengah, yang mengaku baru pertama kali mengikuti perayaan May Day secara langsung di Jakarta. Ia datang bersama rekan-rekannya menggunakan bus dan menempuh perjalanan panjang sejak malam hari. 

“Iya, ini pertama kalinya saya ikut langsung ke Jakarta. Biasanya cuma lihat di TV saja. Mendadak diajak ke sini sama rekan rekan buruh," katanya saat ditemui di kawasan Monas, Jumat (1/5/2026).

Perjalanan dari Cilacap ke Jakarta ditempuh selama kurang lebih sembilan jam. Meski melelahkan, Zuratman tetap antusias mengikuti kegiatan tersebut karena menjadi pengalaman baru baginya. 

“Capek pasti ada, tapi senang juga. Soalnya ini pengalaman pertama, jadi semangat aja," ujar Zuratman. 

Baca juga : Korlantas Polri Siapkan Pengawalan Buruh ke Jakarta saat May Day 2026

Dia juga menyampaikan alasan keikutsertaannya dalam aksi May Day tahun ini, yakni untuk merasakan langsung suasana peringatan Hari Buruh sekaligus menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan hidup. 

“Pengen merasakan langsung suasana Hari Buruh, terus juga ingin menyuarakan aspirasi. Selain itu, katanya ada pembagian sembako gratis, jadi sekalian ikut antre juga nanti," katanya. 

Di sisi lain, aspirasi juga datang dari kalangan pengemudi ojek online (ojol). Novita Meliana Pratiwi (42), seorang driver ojol asal Pademangan, Jakarta Utara, hadir bersama 10 rekannya menggunakan sepeda motor. Mereka datang sejak pagi meski harus menghadapi kemacetan. 

“Kalau saya kebetulan ada 11 orang ya, kami dari Pademangan, Jakarta Utara. Semua fokus di Ojol," tuturnya. 

Dalam pernyataannya, Novita menyoroti besarnya potongan yang harus ditanggung driver, baik dari setiap order maupun dari skema tambahan berbasis jumlah pesanan. 

Baca juga : Bertemu Deputy Speaker Korea Selatan, Ibas Tegaskan Kemitraan Strategis

“Terus potongan juga kalau bisa memang benar-benar diturunkan hanya 10 persen. Jadi itu terus terang berat banget sih buat kita," imbuhnya.

Meski hari tersebut merupakan hari libur kerja, Novita dan rekan-rekannya tetap menyempatkan diri hadir untuk menunjukkan solidaritas terhadap sesama pekerja.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.