Dark/Light Mode

Sandiaga Uno Bekali Enak emak,  Promosi Pake AI untuk Produk Rumahan

Minggu, 17 Mei 2026 20:24 WIB
Yayasan Indonesia Setara (YIS) Bersama Sahabat Sandi menggelar pelatihan Perempuan Berdaya di GadeSpace, Lempuyangan, Yogyakarta pada beberapa waktu lalu.
Yayasan Indonesia Setara (YIS) Bersama Sahabat Sandi menggelar pelatihan Perempuan Berdaya di GadeSpace, Lempuyangan, Yogyakarta pada beberapa waktu lalu.

RM.id  Rakyat Merdeka - Buka peluang usaha, Yayasan Indonesia Setara (YIS) Bersama Sahabat Sandi menggelar pelatihan Perempuan Berdaya di GadeSpace, Lempuyangan, Yogyakarta pada beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, 43 ibu rumah tangga diajarkan membuat Fruit Tartlet dan Dubai Cookies. Selain itu, para emak-emak itu diajarkan penggunaan ChatGPT untuk membantu ide bisnis dan pembuatan konten promosi. 

Peserta juga langsung mempraktikkan pembuatan  poster promosi produk berdasarkan hasil dari ChatGPT. Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pelatihan tersebut menjadi upaya mendorong perempuan pelaku UMKM agar terus berkembang dan naik kelas.

Baca juga : Kapolri Beberkan Inovasi Polri Manfaatkan Dan Tingkatkan Produksi Pertanian

Menurut dia, peningkatan kapasitas perempuan bukan sekadar menambah keterampilan, melainkan langkah strategis untuk membangun usaha yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

"Perempuan harus berani mandiri secara ekonomi dan percaya bahwa mereka memiliki kemampuan yang sama untuk mengembangkan usaha," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis pada Rabu (13/5/2026).

Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak mudah menyerah menghadapi tantangan usaha. Menurut Sandiaga Uno, membangun relasi dan menjaga jejaring menjadi salah satu kunci penting dalam mengembangkan bisnis.

Baca juga : Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan

"Peluang rezeki bisa datang dari siapa saja dan dari hubungan baik yang terus dijaga," katanya.

Dirinya menilai, perempuan yang berdaya secara ekonomi akan memberikan dampak besar bagi keluarga maupun lingkungan sekitar. Selain meningkatkan kesejahteraan keluarga, perempuan yang memiliki usaha mandiri juga dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru di tengah masyarakat.

Dalam pelatihan tersebut, salah satu peserta bernama Emy bahkan langsung memperoleh pesanan sebanyak 370 pieces produk dengan harga Rp 12.000 per buah. Dari pesanan tersebut, Emy diperkirakan memperoleh total pendapatan sebesar Rp 4.440.000.

Baca juga : Menlu: Investigasi Serangan UNIFIL Berlanjut, Pos Pasukan RI Dipindahkan

"Emy menjadi bukti, peluang usaha bisa datang dari mana saja apabila kita berjejaring, berusaha," tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.