Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Janji Radovan Pankov Bikin Lini Belakang Persija Makin Kokoh
- Latih Italia Lagi, Mancini Fokus Bawa Azzurri ke Piala Dunia 2030
- OTT, KPK Bawa 12 Orang ke Gedung Merah Putih, Termasuk Bupati Pemalang
- PSIM Yogyakarta Rekrut Striker Asal Spanyol
- KPPU dan K&K Advocates Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha, Wujudkan Persaingan Sehat
Pesan Prabowo ke PPM IPDN: Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit
Rabu, 29 Juli 2026 12:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menekankan, aparatur negara tidak boleh menerapkan birokrasi yang berbelit-belit kepada masyarakat. Ia meminta aparatur negara selalu mengedepankan kepentingan masyarakat demi menjaga kepercayaan rakyat.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo di hadapan Pamong Praja Muda (PPM) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan ke-33 yang dilantik di Kampus IPND Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).
Prabowo menekankan, para PPM merupakan aparatur negara yang berkewajiban menjaga nama baik negara. Oleh karena itu, ia berpesan agar nama baik tersebut tidak tercoreng hanya karena mereka tidak mampu mengedepankan kepentingan rakyat, salah satunya dengan menerapkan birokrasi yang berlapis-lapis.
Baca juga : Gelar Ratas, Prabowo Percepat Penguatan Koperasi Merah Putih
"Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit. Rakyat kita tidak perlu pemimpin-pemimpin yang tidak bekerja dengan sebaik-baiknya," tegas Kepala Negara.
Ia menambahkan, masyarakat justru menuntut aparatur mampu bekerja secara jujur, disiplin, bersih, tidak korup, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan. Masyarakat juga menuntut aparatur yang mengutamakan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau golongan tertentu.
Oleh karena itu, ia mengatakan, menjadi Pamong Praja merupakan tugas yang berat. Sebab, dari sikap dan integritas mereka, masyarakat dapat menilai apakah negara benar-benar hadir dan mampu memegang amanah rakyat.
Baca juga : Pesan Prabowo ke Perwira TNI/Polri: Pangkat Amanah Rakyat, Jangan Disalahgunakan
"Rakyat yang akan merasakan apakah negara peduli dengan rakyatnya atau tidak. Dan dari keputusan-keputusan saudara, rakyat akan menilai apakah negara layak dipercaya atau tidak," jelasnya.
Prabowo meminta para PPM untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Jika PPM selalu mengedepankan kepentingan masyarakat, maka masyarakat akan semakin percaya dan mencintai Indonesia. Sebaliknya, jika PPM mengecewakan rakyat, hal itu tidak hanya mencoreng nama baik mereka, tetapi juga merusak kepercayaan rakyat kepada negara.
"Di mana pun bertugas, ingat, Saudara adalah wajah dan lambang negara. Dari sikap Saudara, dari penampilan Saudara, rakyat menilai apakah negara kita hadir atau tidak, apakah negara kita tertib atau tidak, apakah negara kita membanggakan atau tidak, apakah negara kita negara yang terhormat atau tidak," jelas dia.
Baca juga : Respons Tawuran di Koja, Pramono: Kalau Nggak Akur Main Catur Bisa Berantem
Prabowo kemudian berpesan agar integritas tersebut tetap dijaga mengingat para PPM merupakan pemimpin-pemimpin masa depan Indonesia. Mereka diharapkan mampu bekerja dengan bersih dan baik seiring cita-cita Indonesia menjadi negara yang maju dan modern.
"Karena itu, Saudara harus jadi pemimpin-pemimpin yang terbaik. Saudara adalah penggerak birokrasi pemerintahan, penentu keberhasilan pembangunan di lapangan," pungkas dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya