Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jasa Raharja-Korlantas Polri Perkuat Sinergi, Ajak Masyarakat Akhiri Lawan Arus
Rabu, 29 Juli 2026 17:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Jasa Raharja bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memperkuat sinergi untuk meningkatkan pelayanan publik dan menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan kolaboratif yang mengedepankan pencegahan.
Salah satu fokus utama kedua institusi adalah mengajak masyarakat menghentikan kebiasaan melawan arus, yang dinilai menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan fatal di jalan raya.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran Direksi PT Jasa Raharja dengan Korlantas Polri di Gedung National Traffic Management Center (NTMC) Korlantas Polri, Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Audiensi diterima langsung Kepala Korlantas Polri Irjen Wibowo dan dihadiri Komisaris Utama PT Jasa Raharja Irjen (Purn) Aan Suhanan, Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, jajaran direksi Jasa Raharja, dan pejabat utama Korlantas Polri.
Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin mengatakan, kolaborasi antara Jasa Raharja dan Korlantas Polri menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Utamanya di bidang kesamsatan, sekaligus memperkuat upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas.
Menurut Awaluddin, transformasi digital dan sinergi lintas instansi yang selama ini dijalankan tidak hanya bertujuan menghadirkan layanan Samsat yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi. Namun, juga meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam registrasi dan pembayaran pajak kendaraan bermotor.
"Tujuan besar yang ingin kita capai bersama adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas," kata Awaluddin.
Dia menegaskan, indikator keberhasilan Jasa Raharja bukan semata kecepatan penyaluran santunan kepada korban kecelakaan, melainkan keberhasilan menekan jumlah korban dan tingkat fatalitas di jalan raya.
"Santunan adalah bentuk kehadiran negara setelah kecelakaan terjadi. Namun, yang jauh lebih penting adalah memastikan masyarakat selamat sehingga tidak perlu menerima santunan," ujarnya.
Awaluddin menambahkan, hasil evaluasi bersama para pemangku kepentingan menunjukkan masih banyak kecelakaan dipicu perilaku berkendara berisiko, salah satunya melawan arus.
Perilaku tersebut tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lain dan kerap berujung pada kecelakaan dengan tingkat fatalitas tinggi.
Senada, Kepala Korlantas Polri Irjen Wibowo menegaskan setiap kecelakaan lalu lintas pada dasarnya diawali oleh adanya pelanggaran aturan.
Baca juga : PTPN III dan Baharkam Polri Perkuat Sinergi Pengamanan Aset Strategis Negara
"Setiap kecelakaan lalu lintas pasti didahului oleh sebuah pelanggaran. Itu rumus yang sudah pasti," sambung Kakorlantas Wibowo.
Menurutnya, pelanggaran melawan arus merupakan salah satu bentuk pelanggaran yang memiliki risiko sangat tinggi. Sehingga, memerlukan penanganan yang lebih tegas dan konsisten.
Wibowo mengatakan, pertemuan dengan Jasa Raharja menjadi momentum memperkuat kolaborasi yang selama ini telah terjalin. Terutama dalam pelayanan kesamsatan serta penanganan kecelakaan lalu lintas.
"Tentunya kegiatan ini selain sebagai ajang silaturahmi yang sudah terjalin selama ini, juga untuk kembali bersinergi dan berkolaborasi terkait beberapa tugas yang memiliki keterkaitan erat antara Korlantas Polri dengan Jasa Raharja, terutama di bidang pelayanan kesamsatan dan penanganan kecelakaan lalu lintas," beber Wibowo.
Dia menambahkan, transformasi digital harus mampu memberikan manfaat nyata melalui pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan terintegrasi.
"Pemanfaatan transformasi digital ini bukan hanya sekadar memindahkan pelayanan dari loket ke sebuah aplikasi, tetapi harus betul-betul dapat mempercepat penanganan pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.
Baca juga : Kemensos-Jarnas Rapatkan Barisan Lawan Mafia TPPO
Wibowo menegaskan kecelakaan lalu lintas bukanlah sebuah takdir, melainkan peristiwa yang dapat dicegah apabila seluruh pihak membangun disiplin dan etika dalam berlalu lintas.
"Ini adalah hal yang sebetulnya bisa kita cegah dengan mengubah tata cara mengemudi dan membangun etika berlalu lintas. Ini adalah langkah yang harus kita benahi bersama-sama," pungkasnya.
Diketahui, sebagai tindak lanjut dari sinergi tersebut, Jasa Raharja akan terus memperkuat berbagai program keselamatan bersama Korlantas Polri.
Mulai dari pemetaan daerah rawan kecelakaan, edukasi kepada masyarakat, optimalisasi Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLL), hingga pemanfaatan teknologi dan analisis data sebagai dasar penyusunan kebijakan keselamatan yang lebih efektif.
Selain itu, kedua institusi berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan transformasi digital di Samsat agar layanan semakin cepat, mudah, transparan, serta memberikan kepastian kepada masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya