Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Marc Klok Cs Pastikan Persib Siap Tempur Lawan Manila Digger
- Lautaro Martinez Tak Dijual, Barcelona Gigit Jari
- Guru Besar UGM: Penanganan Karhutla Jangan Hanya Hebat Saat Api Sudah Menyala
- Kepala Buperta Buktikan Mampu Jadi Tuan Rumah Perhelatan Pramuka Skala Nasional
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
HUT RI ke-81, Menag Ajak Umat Beragama Perkuat Solidaritas Korban Gempa
Senin, 17 Agustus 2026 10:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat beragama memperkuat persatuan, empati, dan solidaritas untuk membantu para penyintas gempa di Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tengah.
Ajakan itu disampaikan Nasaruddin saat menjadi pembina upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, mengisi kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan, tetapi juga dengan mengubah nilai-nilai agama menjadi kekuatan sosial. Salah satunya melalui optimalisasi filantropi keagamaan untuk membantu sesama sekaligus memperkuat ekonomi umat.
“Mari kita ulurkan tangan untuk peduli dan membantu korban gempa. Inilah agama yang hadir, yang tidak hanya bicara tentang langit, tetapi juga bekerja untuk bumi,” ujar Nasaruddin.
Baca juga : HUT RI ke-81, Ketua KPK Ingatkan Integritas dan Bantu Korban Gempa NTT
Ia juga mengajak masyarakat mendoakan para korban gempa yang meninggal dunia, sakit, maupun terdampak bencana.
“Saat saudara-saudara kita berduka karena gempa bumi, mari tengadahkan tangan kita untuk berdoa kepada Zat Yang Maha Berkehendak, kiranya mereka yang wafat diberikan kemuliaan di sisi-Nya. Bagi mereka yang sakit segera diberikan kesembuhan. Dan bagi mereka yang terdampak diberikan ketabahan dan percepatan pemulihan, baik lahir maupun batin,” sambungnya.
Jaga Kerukunan Nasaruddin menegaskan kemerdekaan Indonesia lahir dari perjuangan, pengorbanan, darah, air mata, dan doa para pejuang.
Para tokoh agama dari berbagai latar belakang juga turut berada di garis depan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Karena itu, kerukunan menjadi modal penting bagi pembangunan bangsa.
Baca juga : Negara Kita Diuji Kebakaran Hutan Dan Bencana Alam
Ia bersyukur Indeks Kerukunan Umat Beragama meningkat dari 76,47 pada 2024 menjadi 77,89 pada 2025. Sementara Indeks Kesalehan Umat Beragama 2025 mencapai 84,61.
“Kondisi ini harus kita syukuri. Jangan biarkan perbedaan jadi alasan bermusuhan. Jangan biarkan agama jadi alasan saling menjauh. Jadikan agama dan nilai-nilainya sebagai jalan untuk saling menguatkan dan memberikan makna kehidupan,” pesan Nasaruddin.
Ia menambahkan, rumah ibadah dan lembaga pendidikan keagamaan harus menjadi ruang yang menenteramkan, sekaligus tempat tumbuhnya ilmu dan akhlak.
“Agama harus menjadi sumber pencerahan, kedamaian, serta kemaslahatan,” tegasnya.
Baca juga : RSUD Manggarai Terdampak Gempa M7,7 Flores, BNPB Siapkan Rumah Sakit Lapangan
Upacara HUT RI ke-81 di Kemenag turut dihadiri Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, pejabat Eselon I hingga IV, ASN Kemenag, serta pimpinan agama dan tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Menag juga menyerahkan penghargaan Satyalancana Karyasatya secara simbolis kepada ASN yang telah mengabdi selama 30, 20, dan 10 tahun.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya