Dark/Light Mode

Update Gempa NTT: Korban Jiwa 75, Jumlah Pengungsi Bertambah 33.088

Kamis, 20 Agustus 2026 17:35 WIB
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan (Foto: YouTube BNPB)
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan (Foto: YouTube BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan, total korban jiwa akibat gempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai 75 orang pada Kamis (20/8/2026). Atau bertambah empat orang dari jumlah yang dilaporkan pada Rabu (19/8/2026).

"Di Kabupaten Sikka bertambah dua, Kabupaten Manggarai bertambah dua, dan Kabupaten Nagekeo bertambah satu," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers dari Pos Pendamping Nasional Penanganan Darurat Gempa M7,7 NTT, Kamis (20/8/2026). 

Baca juga : BNPB: Total Gempa Susulan NTT Tembus 3.752, Magnitudo Terbesar 6,2

"Kami sekali lagi menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya kepada keluarga, handai taulan, dan seluruh masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Berton menyampaikan total korban luka saat ini berjumlah 907 orang, atau bertambah sembilan orang dari data Rabu (19/8/2026) yang dibukukan dengan angka 898. Sembilan korban luka tambahan itu berasal dari Kabupaten Ngada.

Baca juga : BSMI Tembus Pelosok Ende, Bawa Bantuan Untuk Korban Gempa NTT

Dengan banyaknya gempa susulan yang tergolong besar, jumlah pengungsi saat ini dilaporkan bertambah banyak. Totalnya ada 92.735 jiwa, atau bertambah 33.088 dari angka 59.647 yang tercatat pada Rabu (19/8/2026).  

Sementara total rumah yang rusak, saat ini berjumlah 36.163 unit atau bertambah 7.187 unit.

Baca juga : Cek Kondisi Anak Di Posko Pengungsian, Wapres Pastikan Sekolah Tetap Berjalan

"Penambahan jumlah pengungsi terbanyak ada di Kabupaten Nagekeo, jumlahnya 21.883 orang. Di Kabupaten Manggarai bertambah 9.649 orang, Manggarai Barat 1.556 orang," beber Berton.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.