Dark/Light Mode

Sah! DPR Ketok Palu Restui Destry Damayanti Jadi Bos Baru Bank Indonesia

Selasa, 1 September 2026 11:33 WIB
Gubernur baru Bank Indonesia Destry Damayanti (dua dari kanan, red) saat berfoto bersama dengan pimpinan DPR di Rapat Paripurna ke-4 masa persidangan pertama tahun sidang 2026-2027 yang digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (1/9/2026). Foto: YouTube/TVR Parlemen
Gubernur baru Bank Indonesia Destry Damayanti (dua dari kanan, red) saat berfoto bersama dengan pimpinan DPR di Rapat Paripurna ke-4 masa persidangan pertama tahun sidang 2026-2027 yang digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (1/9/2026). Foto: YouTube/TVR Parlemen

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengetok palu tanda persetujuan bagi Destry Damayanti untuk menjabat sebagai bos baru sekaligus Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031. 

Keputusan pengesahan tingkat akhir ini diambil dalam Rapat Paripurna ke-4 masa persidangan pertama tahun sidang 2026-2027 yang digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (1/9/2026).

Pengesahan ini sekaligus mencetak sejarah baru dalam lanskap ekonomi dan moneter nasional dengan tampilnya Destry sebagai perempuan pertama yang menduduki pucuk pimpinan bank sentral sejak institusi tersebut berdiri pada 1953. 

Baca juga : Pesan Perry Warjiyo kepada Destry Cs: Perkuat Mandat BI di Tengah Gejolak Global

Selain mengesahkan jabatan Gubernur BI, forum paripurna ini juga menyepakati Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior serta Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur untuk periode yang sama.

Keputusan krusial ini diambil setelah adanya pemaparan laporan hasil uji kelayakan dan kepatutan yang telah dijalani para kandidat pada pekan sebelumnya. 

Ketua DPR Puan Maharani yang memimpin jalannya persidangan langsung meminta pandangan dari seluruh anggota dewan yang hadir di ruang rapat. 

Baca juga : DPR Tetapkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Hari Ini

"Apakah laporan Komisi XI DPR RI terhadap hasil uji kelayakan calon gubernur, deputi gubernur senior dan deputi gubernur Bank Indonesia tersebut dapat disetujui?" tanyanya, yang segera dijawab setuju secara serempak oleh para wakil rakyat.

Sebelum bermuara di rapat paripurna, proses penyaringan dan pemilihan kandidat telah diselesaikan secara musyawarah untuk mencapai mufakat di tingkat komisi. 

Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun dalam laporannya memastikan bahwa seluruh tahapan pergantian pimpinan bank sentral, dari posisi gubernur hingga deputi gubernur, telah dituntaskan secara menyeluruh dan komprehensif oleh jajarannya semenjak Kamis pekan lalu.

Baca juga : BI Salurkan 32,5 Ton Bantuan Kemanusiaan Untuk NTT

Menyusul pengesahan definitif oleh lembaga legislatif, ketiga pimpinan baru otoritas moneter tersebut dijadwalkan akan segera mengambil sumpah jabatan untuk mengemban tugas negara. Rencananya, prosesi pelantikan ketiganya akan dilangsungkan di hadapan Ketua Mahkamah Agung pada Rabu (2/9/2026) esok hari, dengan berlandaskan pada Surat Keputusan Presiden yang diterbitkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dinamika pergantian kepemimpinan di tubuh Bank Indonesia ini bermula dari kekosongan kursi pimpinan tertinggi usai pengunduran diri Perry Warjiyo secara sukarela pada 25 Juli 2026 lalu. Destry, yang pada saat itu menduduki kursi Deputi Gubernur Senior sekaligus bertindak sebagai Pejabat Gubernur Sementara, kemudian diajukan sebagai calon tunggal oleh Presiden Prabowo kepada wakil rakyat untuk mengisi posisi gubernur definitif.

Naiknya Destry sebagai orang nomor satu di otoritas moneter turut memicu pergeseran strategis pada formasi Dewan Gubernur secara berjenjang. Posisi Deputi Gubernur Senior yang ditinggalkan Destry kini dipercayakan kepada Aida S. Budiman yang sebelumnya merupakan Deputi Gubernur, sementara ruang kosong yang ditinggalkan Aida kini diisi oleh Solikin M. Juhro yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.