Dark/Light Mode

Basarnas Belum Buka Lagi Operasi Pencarian KM Arupadatu 1

Rabu, 23 September 2026 14:37 WIB
Foto: Ist
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) belum memutuskan untuk kembali membuka operasi SAR pencarian korban KM Arupadatu 1 yang hilang di perairan Selat Sunda.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Banten Al Amrad mengatakan, operasi SAR sebelumnya telah berlangsung selama tujuh hari dan diperpanjang tiga hari, namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Secara aturan pencarian kami terlaksana selama tujuh hari. Dalam tujuh hari kita sudah perpanjang tiga hari. Setelah tiga hari itu tidak ada tanda-tanda korban,” kata Al Amrad.

Baca juga : Kesiapsiagaan Kunci Hadapi Bencana Sepanjang Tahun

Setelah masa operasi berakhir, Basarnas melakukan upaya lanjutan dengan menyebarkan informasi melalui e-broadcast dan pemapelan kepada berbagai pihak yang berpotensi mengetahui keberadaan korban.

Informasi tersebut disampaikan melalui Vessel Traffic Service (VTS), stasiun radio pantai, nelayan, masyarakat pesisir, hingga kapal dan transportasi laut yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Basarnas juga berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Bengkulu dan Lampung. Penyebaran informasi dan pemantauan turut diarahkan ke wilayah pesisir Bengkulu hingga Pulau Enggano.

Baca juga : Penyelam Basarnas Temukan 1 Korban KM Virgo Transport 8 di Dalam Kapal

“Termasuk yang di wilayah Lebak, Bengkulu masih melaksanakan koordinasi dan itu nihil. Teman-teman dari SAR Bengkulu masih melakukan penyisiran dengan informasi yang kita berikan dengan pergeseran-pergeseran target yang mengarah ke wilayah Bengkulu dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda,” ujarnya.

Al Amrad mengatakan, keputusan untuk kembali membuka operasi SAR akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi serta perkembangan informasi yang diterima dari lapangan.

Sebelumnya, pencarian korban KM Arupadatu 1 dilakukan secara luas dengan melibatkan unsur SAR dari wilayah Banten, Lampung, hingga Bengkulu.

Baca juga : Cari Korban, 6 Penyelam Elite Basarnas Diterjunkan Sisir Bagian Dalam KM Virgo 8

“Setelah tiga hari itu tidak ada tanda-tanda korban, makanya kita lakukan tindak lanjut e-broadcast dan pemapelan,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.