Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Persebaya-Garudayaksa Didenda Rp 100 Juta, Java United Kena Sanksi Berat
- Martha Tilaar, Pendiri Sariayu, Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun
- Indonesia Dipatok Masuk 10 Besar Asian Para Games 2026
- Persebaya Belum Tajam, Tavares Soroti Penyelesaian Akhir
- Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Dentuman Keras Guncang Pasar Cimanggis, Ruko Hancur, Sejumlah Warga Jadi Korban
Rabu, 14 Oktober 2026 21:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ledakan keras mengguncang kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah rumah toko (ruko) dan lapak pedagang rusak parah, sementara sejumlah warga dilaporkan menjadi korban.
Dentuman yang terdengar sesaat setelah Magrib itu membuat warga berhamburan menyelamatkan diri. Dinding dan atap bangunan rusak, puing-puing berserakan, bahkan sebuah mobil dilaporkan terguling di depan salah satu ruko.
Kapolsek Ciputat Timur Komisaris Bambang Askar Sodiq membenarkan kejadian tersebut. Polisi bersama petugas gabungan langsung melakukan penanganan dan evakuasi korban, sementara area terdampak disterilkan untuk mengantisipasi bahaya lanjutan.
Baca juga : Wamendag Tinjau Harga Sembako di Pasar Ciputat
Ali, warga yang bekerja sebagai pemotong ayam di kawasan Pasar Cimanggis, mengaku sedang beristirahat setelah mandi di sebuah gedung di sebelah lokasi ketika mendengar ledakan. Suara keras itu sempat membuatnya mengira terjadi gempa bumi.
“Saya kaget banget. Saya tadi lagi istirahat habis mandi. Lalu tiba-tiba kedengeran kenceng banget,” kata Ali dilansir Tangselpos.id, Rabu (14/10/2026).
Karena khawatir terjadi guncangan susulan, Ali segera berlari keluar gedung dan mendapati warga berkerumun menjauhi lokasi. Ia kemudian melihat sejumlah lapak pedagang dan bagian bangunan di sekitar titik ledakan telah hancur.
Baca juga : Siap-siap Jadi PTNBH, UIN Jakarta Guyur Rp 2,8 M Beasiswa Untuk Dosen Dan Tendik
“Semua belakang sana juga sampai berantakan semua. Papan-papan pedagang hancur,” ujarnya.
Saksi lainnya, Ajit, mengatakan awalnya mengira suara tersebut berasal dari ban kendaraan yang meletus. Namun, setelah menoleh ke arah sumber suara, ia melihat bangunan porak-poranda dan akses jalan terhalang material reruntuhan.
“Suaranya kayak bom, kencang. Saya lagi parkir, tiba-tiba suara. Saya kira awalnya ban mobil. Begitu saya lihat ke arah belakang, hancur semua itu sampai tidak bisa lewat,” kata Ajit.
Baca juga : Sekolah Mazhab Ciputat Resmi Diluncurkan, Hidupkan Tradisi Intelektual
Ajit menduga ledakan berasal dari sebuah ruko yang disebut berkaitan dengan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, dugaan tersebut belum terkonfirmasi dan penyebab ledakan masih dalam penyelidikan. Ia juga menyebut tidak melihat kobaran api setelah kejadian.
Informasi mengenai jumlah korban masih berkembang. Laporan sejumlah media pada Rabu malam menyebutkan adanya korban meninggal dunia, korban luka, serta kemungkinan orang yang masih tertimbun reruntuhan, tetapi jumlah keseluruhan dan kondisi korban masih memerlukan konfirmasi resmi.
Polisi dan petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi hingga Rabu malam. Warga diminta menjauh dari bangunan terdampak karena kondisi sejumlah ruko yang rusak dikhawatirkan membahayakan keselamatan, sementara penyebab ledakan belum diketahui secara pasti.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya