Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Digelar di Taman Ismail Marzuki
Festival Teater Jakarta 2026, Panggung Adu Kreativitas Seniman
Kamis, 15 Oktober 2026 10:15 WIB
Sebelumnya
Asisten Stage Manager FTJ Bejo mengatakan, dewan juri disiapkan oleh pihak penyelenggara, yakni Dinas Kebudayaan DKI Jakarta. Sebanyak lima orang dipilih untuk menilai pertunjukan peserta.
Latar belakang para juri beragam, mulai dari praktisi teater, akademisi, aktor, hingga peneliti seni. Mereka adalah Rachman Sabur, pendiri Teater Payung Hitam; Madin Tyasawan atau E Sumadiningrat, praktisi teater sekaligus dosen kajian drama; Putri Ayudya, aktris dan dosen SAE Institute; Ugeng T. Moetidjo, peneliti dan penulis seni rupa serta sinematografi; dan Yola Yulfianti, koreografer, seniman lintas disiplin, serta akademisi di Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Baca juga : Pameran Hutan dan Peradaban Hadirkan Edukasi di Ruang Publik
Penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan akting para pemain. Dewan juri juga memperhatikan logika berpikir dalam pertunjukan, dramaturgi, pengolahan naskah, pengembangan cerita, serta kemampuan kelompok menerjemahkan naskah ke atas panggung.
Aspek lain yang menjadi perhatian adalah kesinambungan dialog, unsur dramatik, penyesuaian koreografi antarpemain, serta tata artistik. Musik, penggunaan suara, dan tata cahaya turut menjadi bagian dari penilaian untuk melihat keutuhan pertunjukan.
Baca juga : Lenggok Jakarta Padukan Harmoni Betawi, Nasional, dan Klasik Barat
Dari sisi teknis, persiapan pementasan umumnya dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga menjelang pertunjukan.
Untuk urusan tiket dan penjualan diserahkan kepada masing-masing kelompok peserta, sehingga setiap kelompok memiliki kebijakan pengelolaan sendiri. Beberapa kelompok menerapkan sistem donasi dengan harga tiket yang ditetapkan, misalnya Rp 50 ribu. Penonton yang ingin memberikan donasi lebih besar dipersilakan, sedangkan yang tidak ingin menambah donasi cukup membayar sesuai harga tiket yang tertera.
Baca juga : Rumah Tua Di Menteng Berubah Bentuk, Dinas Kebudayaan Buka Suara
Melalui FTJ 2026, para seniman diharapkan memiliki ruang untuk mengembangkan gagasan, menguji kemampuan artistik, sekaligus memperkenalkan karya kepada masyarakat. Festival ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan seni teater dan memperkuat ekosistem kesenian di Jakarta. [Teks-Foto: Kurniawan Habibie-Press Intern]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya