Dark/Light Mode

KOWANI Sambut SK Menkum, Perkuat Agenda Pemberdayaan Perempuan

Jumat, 30 Oktober 2026 17:37 WIB
Foto: Dok. KOWANI.
Foto: Dok. KOWANI.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) memperkuat komitmen pemberdayaan perempuan melalui penguatan tata kelola organisasi dan kolaborasi antaranggota.

Langkah ini menyusul terbitnya keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia tentang persetujuan perubahan perkumpulan KOWANI pada 29 Oktober 2026.

Humas KOWANI Wahyuni Refi Setya Bekti menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Hukum RI atas pelayanan administrasi hukum yang diberikan.

Menurutnya, terbitnya keputusan tersebut menjadi landasan bagi penguatan tata kelola dan pelaksanaan program organisasi.

Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-00001993.AH.01.08.Tahun 2026 tertanggal 29 Oktober 2026 itu menjadi momentum bagi KOWANI untuk melanjutkan agenda pemberdayaan perempuan Indonesia.

Baca juga : Pemberdayaan Perempuan Dukung Keberhasilan KDKMP & Pengentasan Kemiskinan

“Kami menyambut terbitnya keputusan ini sebagai landasan untuk memperkuat tata kelola dan melanjutkan kerja-kerja KOWANI. Kontribusi seluruh organisasi anggota sangat berarti dalam menjalankan agenda bersama bagi perempuan Indonesia,” ujar Refi dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026). 

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Zannuba Arifah Chafsoh atau Yenny Wahid, KOWANI menempatkan pemberdayaan ekonomi perempuan, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan kepemimpinan perempuan muda sebagai fokus kerja organisasi.

Menurut Refi, jaringan dan pengalaman organisasi anggota merupakan kekuatan penting untuk menjangkau kebutuhan perempuan di berbagai daerah.

Karena itu, KOWANI akan terus mendorong pertukaran pengalaman dan kerja sama antarorganisasi anggota agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin kerja KOWANI dekat dengan kehidupan perempuan sehari-hari: kesempatan memperoleh penghasilan, rasa aman, akses pendidikan, dan ruang untuk ikut mengambil keputusan. Pengalaman organisasi anggota di lapangan menjadi bekal penting untuk menentukan langkah yang tepat,” tuturnya.

Baca juga : Serena Gandeng KOWANI, KRIS Dan PIM Perluas Pemberantasan TBC Di Kupang

KOWANI juga memberikan penghargaan kepada para pendahulu, tokoh perempuan, dan seluruh organisasi anggota yang telah membangun serta merawat organisasi tersebut.

Berbagai kontribusi itu menjadi bekal penting untuk melanjutkan peran KOWANI di tengah perubahan kebutuhan masyarakat.

“KOWANI tumbuh melalui kerja banyak perempuan dari berbagai latar belakang. Kami ingin menjaga hubungan baik itu, mendengarkan masukan, dan memberi ruang bagi setiap generasi untuk berkontribusi,” jelas Refi.

Dia menambahkan, dalam menjalankan agendanya, KOWANI juga akan mengembangkan kemitraan dengan pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap perempuan dan anak.

“Kami terbuka untuk kerja sama yang memberi manfaat nyata. Melalui organisasi anggota, kami berharap dapat ikut menyampaikan kebutuhan perempuan di masyarakat dan mengupayakan langkah bersama untuk menjawabnya,” tuturnya.

Baca juga : Hadiri AAIA 2026, Kowani Dorong Pengembangan Bakat dan Karakter Anak

Dengan akar sejarah pada Kongres Perempuan Indonesia tahun 1928, KOWANI berkomitmen melanjutkan semangat kerja bersama perempuan lintas latar belakang dalam pengabdian kepada bangsa.

“Warisan para pendahulu adalah keberanian perempuan untuk ikut menentukan masa depan bangsanya. Tanggung jawab kita hari ini adalah melanjutkan pengabdian itu melalui pekerjaan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Refi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.