Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pendidikan Moral Nomor Satu
Lemdiklat Polri Mesti Cegah Aksi Menyimpang Personel
Selasa, 27 Mei 2025 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Senayan menyoroti peran Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri dalam meningkatkan kesadaran personel kepolisian sebagai Aparat Penegak Hukum (APH).
Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo mengatakan, di semua profesi akan selalu ada oknum yang menyalahgunakan kewenangan yang diberikan, termasuk di kepolisian. Untuk masalah ini, apakah Lemdiklat Polri juga harus ikut bertanggung jawab.
Baca juga : Diatur Oke, Asal Ongkir Gratis Nggak Dilarang
“Apakah ini pertanda Kepala Lemdiklat juga ikut bertanggung jawab kalau kemudian banyak kejadian dan hampir seluruh Indonesia ada oknum-oknum polisi yang menyimpang dari tugasnya,” ujar Rudianto dalam rapat dengar pendapat dengan Kepala Lemdiklat Polri Komjen Chryshnanda Dwilaksana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2025).
Karena itu, dia menanyakan terobosan apa yang mesti dilakukan agar lembaga pendidikan kepolisian ini dapat berkontribusi mencegah aksi menyimpang oknum anggota di lapangan. Apakah selama ini kurikulum pendidikannya berbasis teoritik, atau mungkin melupakan pendidikan karakter?
Baca juga : Bahlil: Demi Ibu Pertiwi, Saya Lawan Pemain Migas!
“Saya mau mendengar gagasan dari Kalemdiklat agar minimal mengurangi, meminimalisir, oknum-oknum Polri menyalahgunakan kewenangan yang diberikan,” tanyanya.
Hal senada dilontarkan anggota Komisi III DPR Nasir Djamil. Lemdiklat ini merupakan dapur kepolisian. Sebab lembaga inilah yang merencanakan, mengembangkan dan menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan di lingkungan Mabes Polri. Tugas utamanya adalah membentuk dan meningkatkan kemampuan anggota Polri di berbagai bidang.
Baca juga : Segera Siapkan Perahu Karet Dan Pengungsian
“Itu tugas utamanya. Karena itu mereka dapur sebenarnya. Ibarat juru masak, maka dia butuh bahan baku yang segar sehingga dari bahan baku itu, bisa dimasak dengan baik, butuh bumbu dan sebagainya sehingga begitu dihidangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelas Nasir.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya