Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
DPR: Kehadiran Prabowo di Sidang Majelis Umum PBB Momentum Strategis
Jumat, 22 Agustus 2025 22:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi I DPR, Rizki Natakusumah, menyambut positif rencana Presiden Prabowo Subianto hadir dan berpidato di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, 23 September 2025.
“Agenda Presiden Prabowo untuk tampil di panggung utama PBB ini merupakan kabar positif,” ujar Rizki, kepada RM.id, Jumat (22/8/2025).
Rizki menilai, kehadiran Prabowo di forum tertinggi dunia ini menjadi momentum penting. Mengingat, sudah cukup lama pemimpin Indonesia absen berpartisipasi aktif pada ajang tersebut.
Baca juga : Prabowo Akan Pidato di Sidang Umum PBB, 23 September 2025
Politisi Partai Demokrat ini melanjutkan, kehadiran Prabowo di Sidang Umum PBB menjadi kesempatan untuk penghentian perang dan tragedi kemanusiaan di Gaza. Selain itu, dunia bisa mendengar perspektif Indonesia sebagai middle power yang berada di kawasan strategis.
“Apalagi saat ini Asia Tenggara tengah diguncang konflik antara Thailand dan Kamboja. Kehadiran Presiden Prabowo di PBB sangat tepat untuk menunjukkan peran aktif Indonesia dalam mendorong stabilitas kawasan dan perdamaian global,” tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi menerangkan, Prabowo diagendakan menyampaikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB di New York, 23 September 2025.
Baca juga : Wujudkan Tentara Kuat, Prabowo: Kita Siap Mati Untuk Rakyat
"Informasi yang kami peroleh, sejauh ini Beliau (Prabowo) dijadwalkan pidato pada tanggal 23 (September),” kata Hasan, di Jakarta, Jumat 22/8/2025).
Hasan menjelaskan, Prabowo dijadwalkan berpidato sebagai pembicara ketiga, setelah Presiden Brazil Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. “Pidato ketiga setelah Presiden Brazil dan Presiden AS,” tambahnya.
Sidang Umum ke-80 PBB akan dibuka pada 9 September 2025. Sementara, sesi Debat Umum Tingkat Tinggi dimulai pada 23 September 2025.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya