Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Lempar Pantun Untuk PKS-PKB, Prabowo: Kawan Lama Jangan Dilupa
Sabtu, 31 Agustus 2024 23:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melempar pantun untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Pantun yang menyinggung soal perkawanan ini diungkapkan Prabowo saat berpidato pada Apel Kader Partai Gerindra di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2024) malam.
"Satu dua cempaka biru, tiga empat dalam jambangan. Kalau mendapat kawan baru, kawan lama dilupa jangan," ujar Prabowo kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang hadir di Apel Kader Partai Gerindra tersebut.
Mendengar pantun Presiden terpilih ini, seluruh kader dan ketua umum partai politik yang hadir, kompak tertawa. Termasuk Cak Imin, kawan lama Prabowo yang pernah hampit berduet di Pilpres 2024 kemarin.
Baca juga : Hadiri Wisuda Unhan, Prabowo Ajak Lulusan Berbakti Kepada Tanah Air
Prabowo lantas menambahkan, bahwa pantun tersebut juga ditujukan kepada Presiden PKS Ahmad Syaikhu yang juga hadir dalam acara tersebut.
Kata Prabowo, perbedaan saat kontestasi Pilpres 2024 adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun begitu, mestinya perbedaan tidak boleh menjadi penyebab konflik berkepanjangan.
"Seluruh pihak harus kembali bersatu untuk membangun bangsa," ajaknya.
Sekadar diketahui, PKS dan PKB tak ikut koalisi Prbowo-Gibran pada Pilpres 2024. Kedua partai satu kolam koalisi mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Baca juga : Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Manggarai
Khusus untuk PKB, Prabowo bahkan pernah hampir duet bersama Muhaimin, sebelum akhirnya berjodoh dengan Gibran Rakabuming Raka.
Setelah kalah, PKB dan PKS secara resmi berubah haluan dan menyatakan diri masuk ke dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) mendukung Pemerintahan Prabowo-Gibran.
Hadir sejumlah tokoh pada Apel Kader Partai Gerindra. Di antaranya Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Menparekraf Sandiaga Uno, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.
Selain itu, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketua Umum Gelora Anis Matta, Plt. Ketua Umum PPP Mardiono, dan kader Partai Golkar Nurul Arifien.
Baca juga : Kiper Brazil Ini Ungkap Perasaan Jalani Debut Di Persija
Hadir pula Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim, Bakal Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil, Bacagub Jawa Barat Deddy Mulyadi, Ketua Majelis Tinggi PAN Hatta Rajasa, Waketum PAN Yandri Susanto, Sekjen PAN Eddy Soeparno, serta undangan lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya