Dark/Light Mode

Idrus Marham Syukuri Gelar Kehormatan Bahlil: Bukti Karya Dan Prestasi

Selasa, 26 Agustus 2025 08:23 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menerima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025) pagi. Foto: Istimewa
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menerima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025) pagi. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan kepada 141 tokoh nasional dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara kenegaraan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025) pagi, dengan dihadiri jajaran menteri, pimpinan lembaga tinggi negara, dan tokoh politik yang berperan dalam pembangunan bangsa.

Di antara penerima penghargaan, terdapat sejumlah tokoh penting seperti Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Penganugerahan tanda jasa itu disambut positif oleh kader Partai Golkar. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menilai penghargaan kepada Bahlil merupakan bentuk pengakuan negara atas karya dan kontribusi nyata yang ditorehkan selama menjalankan amanah sebagai menteri sekaligus memimpin partai beringin.

“Pemberian Tanda Jasa dan Kehormatan oleh Presiden Prabowo kepada Bung Bahlil adalah pengakuan atas dedikasi dan kontribusi nyata yang telah beliau berikan,” ujar Idrus dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (26/8/2025).

Idrus menegaskan, penghargaan itu bukan sekadar simbol, melainkan validasi terhadap kerja keras dan integritas yang ditunjukkan Bahlil di tengah dinamika politik dan pemerintahan.

Baca juga : Hari Ini Gelar Rakornas, Baznas All-out Kawal Asta Cita Presiden Prabowo

Penghargaan hakikinya adalah pertemuan antara ekspresi keyakinan dan sikap kritis, lahir dari pengakuan obyektif atas kuatnya kesamaan motivasi, ide, gagasan, pikiran dan pemikiran, antara yang memberi penghargaan, yang menerimanya dan yang merasakan manfaatnya.

Penghargaan adalah bukti atas seseorang yang dengan segala bentuk kesadarannya lebih memberi perhatian pada prestasi public, prestasi bangsa dan negara, jauh melampaui apa yang ia pikirkan tentang prestasi dirinya.

Menurutnya, Bahlil berhasil membuktikan diri sebagai sosok muda yang mampu memimpin salah satu partai politik terbesar di Tanah Air sekaligus mengemban amanah sebagai menteri di Kabinet Merah Putih.

“Ini menjadi tonggak penting bagi publik untuk semakin percaya bahwa Bung Bahlil mampu memimpin dan terus memberi kontribusi positif. Gelar ini sejatinya bisa menghilangkan segala keraguan terhadap sosok Ketum kami,” ucap Idrus.

Idrus juga menyoroti bahwa kritik yang selama ini diarahkan kepada Bahlil justru menjadi pemicu untuk bekerja lebih keras.

“Kritikan itu dijadikan energi untuk melahirkan karya nyata bagi bangsa. Hasilnya kini terbukti dengan penghargaan yang beliau terima,” kata Idrus.

Baca juga : Idrus Marham: Gelar Kehormatan Untuk Bahlil Bukti Karya Dan Prestasi

Lebih lanjut, Idrus mengingatkan pentingnya mendukung figur-figur muda yang memiliki kapasitas besar, termasuk Bahlil yang masih berusia di bawah 50 tahun. Menurutnya, dukungan yang diberikan seharusnya berupa kritik yang membangun, bukan serangan yang dilandasi kebencian.

“Seorang pemimpin muda seperti Bung Bahlil butuh masukan yang obyektif agar terus berkembang, bukan tudingan yang melemahkan. Kita harus memberi ruang bagi generasi muda untuk membuktikan kemampuannya,” kata Idrus.

Selain mengapresiasi penghargaan untuk Bahlil, Idrus menegaskan bahwa Partai Golkar berkomitmen penuh mendukung agenda pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.

Dia menyebut, Golkar siap menjadi garda terdepan dalam mengawal visi pembangunan dan memastikan program pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat di akar rumput.

“Golkar selalu konsisten berada di jalur pembangunan nasional. Di bawah kepemimpinan Bung Bahlil, kami ingin memastikan bahwa visi Presiden dan Wakil Presiden benar-benar terwujud, terutama dalam bidang ekonomi kerakyatan, energi, dan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Idrus juga menegaskan, Golkar tetap menjadikan Pancasila sebagai fondasi ideologis yang memayungi seluruh kebijakan partai dan arah pembangunan bangsa.

Baca juga : Dasco Terima Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama dari Prabowo

Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa Golkar ingin terus hadir sebagai partai modern yang inklusif dan terbuka bagi semua kalangan.

“Pancasila tetap menjadi dasar utama kami dalam mengawal pembangunan nasional. Semua langkah yang diambil Golkar akan selalu berpijak pada nilai persatuan, keadilan, dan gotong royong,” tandas Idrus.

Dengan penganugerahan gelar kehormatan bagi Bahlil, Idrus menilai, Partai Golkar semakin mantap melangkah ke depan.

Dia meyakini, penghargaan itu tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan juga menjadi kebanggaan seluruh kader Golkar yang terus berkomitmen untuk berkarya bagi bangsa dan negara, tegas Idrus mengakhiri komentarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.