Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melantik jajaran pengurus baru DPP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) periode 2026-2030, Selasa (11/8/2026).
Pelantikan berlangsung di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro 58, Jakarta Pusat. Pelantikan pengurus Bamusi dilakukan bersamaan dengan pengurus DPP Taruna Merah Putih (TMP) dan Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat.
Sejumlah pengurus PDI Perjuangan hadir dalam pelantikan tersebut, antara lain Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Dalam amanatnya, Megawati berharap DPP Bamusi yang kini dipimpin anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru, terus menjalankan dakwah politik dengan menyebarkan pesan keagamaan yang inklusif berbasis paradigma "Islam rahmatan lil-alamin".
Menurut Megawati, Bamusi harus menjadi organisasi kemasyarakatan yang berperan sebagai perekat umat, baik di lingkungan PDI Perjuangan maupun umat Islam Indonesia.
Baca juga : Herman Khaeron: Sistem Politik Kita Tak Mengenal Oposisi
"PDI Perjuangan adalah salah satu partai di Asia yang memperoleh sertifikat ISO dari International Organization for Standardization, lembaga non-pemerintah yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss. Jadi, bekerjalah secara profesional," tandas Megawati.
Bamusi berdiri pada 29 Maret 2007. Selama 16 tahun sejak berdiri, organisasi sayap Islam PDI Perjuangan itu dipimpin mantan anggota Dewan Penasehat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Prof Dr Hamka Hak.
Ulama asal Sulawesi Selatan tersebut memimpin Bamusi hingga wafat pada 6 Desember 2023.
Selama kepemimpinannya, posisi sekretaris jenderal dijabat secara estafet oleh Zainun Ahmadi (2007-2010), Nurmansyah Tanjung (2011-2015), Nasirul Falah Amru alias Gus Falah (2016-2023), dan Irvansyah Ahmad (2023-2025).
Berbeda dengan pendahulunya yang berlatar belakang akademisi dan ulama, Gus Falah dikenal sebagai "orang lapangan".
Baca juga : Seno Bagaskoro: Yang Baik Didukung, Kurang Baik Dikritisi
Ia beberapa kali memenangkan pemilihan untuk menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Lamongan dan Gresik, Jawa Timur.
Meski demikian, Gus Falah memiliki latar belakang yang erat dengan dunia pesantren. Ia merupakan putra KH Amru Al-Mu’tashim, pimpinan Pondok Pesantren Syekh Abdul Mursad Babadan, Ponorogo, sekaligus cucu KH Mohammad Manhudi, pendiri Pondok Pesantren Kedung Daton, Magetan, Jawa Timur.
Dalam struktur organisasi baru, Gus Falah diperkuat tiga wakil ketua umum, yakni Abidin Fikri sebagai Waketum Bidang Internal, Indah Nataprawira sebagai Waketum Bidang Eksternal, dan Hasan Basri Sagala sebagai Waketum Bidang Program.
Di bawah tiga wakil ketua umum tersebut terdapat 22 orang yang menjabat sebagai ketua bidang.
‘’Saya optimis organisasi yang saya pimpin berjalan sesuai arahan Ibu Ketua Umum Prof Dr. Megawati Soekarnoputri. Pak Abidin Fikri adalah anggota DPR RI, dia orang lapangan. Bu Indah kental dengan nuansa akademik, dia sekretaris eksekutif Megawati Institute. Pak Hasan Sagala juga orang lapangan,’’ jelas Gus Falah.
Baca juga : Dubes Korsel Yoon Soon-gu Bertemu Megawati Bahas Perdamaian Di Semenanjung Korea
Menurut Gus Falah, Dewan Penasihat DPP Bamusi kini dipimpin Dr. Ahmad Basarah, yang dinilai memiliki pengalaman sebagai orang lapangan sekaligus akademisi.
Sebelumnya, Ahmad Basarah menjabat sekretaris Wanhat PP Bamusi. Posisi sekretaris Wanhat tersebut kini diisi Abdullah Azwar Anas, mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).
‘’Jadi, dengan susunan pengurus yang baru ini, saya yakin bisa melaksanakan arahan Ibu Ketua Umum Prof Dr Hj. Megawati Soekarnoputri,’’ jelas Gus Falah optimistis.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya