Dark/Light Mode

Sudah Bentuk 118 DPAC, PKB Sumbar Optimis Menatap Pemilu 2029

Rabu, 14 Oktober 2026 06:45 WIB
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus. (Foto: Facebook)
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus. (Foto: Facebook)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) telah membentuk 118 Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) dari total 179 kecamatan se-Provinsi Sumbar. Mereka akan menuntaskan pembentukan 61 DPAC di kecamatan yang tersisa, untuk memastikan sebaran kekuatan partai di Pemilu 2029.

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus mengapresiasi kecepatan pembentukan DPAC di Provinsi Sumbar. Menurutnya, pembentukan kepengurusan DPAC menjadi salah satu tanggung jawab yang harus diselesaikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) atau pengurus tingkat kabupaten dan kota se-Provinsi Sumbar.

“Alhamdulillah, kita patut memberi apresiasi kepada seluruh pengurus. Sumatera Barat sudah mencapai 70 persen dalam pembentukan DPAC,” ujar Firdaus usai pengukuhan DPC PKB di 19 kabupaten/kota se-Provinsi Sumbar di Padang, Selasa (13/10/2026).

Baca juga : Kenali Jenisnya, Kelompok Risiko Tinggi Harus Dirawat

Sebelum dikukuhkan, lanjut dia, para pengurus DPC telah menghadapi tugas awal berupa pembentukan kepengurusan DPAC di wilayah masing-masing. Firdaus berharap, seluruh jajaran DPC PKB se-Provinsi Sumbar, bekerja sama untuk mempercepat pembentukan kepengurusan di kecamatan yang belum terjangkau.

“Struktur organisasi yang kuat hingga tingkat kecamatan, penting untuk memperkuat konsolidasi partai di daerah. Rampungnya seluruh struktur DPAC di Provinsi Sumatera Barat akan PKB semakin kuat dan lebih dekat dalam melayani masyarakat,” tuturnya.

Selain prosesi pengukuhan, tambah Firdaus, kegiatan itu juga diisi dengan orientasi politik bagi para pengurus. Menurut dia, agenda tersebut bertujuan mengingatkan kembali visi-misi, prinsip, serta pokok-pokok perjuangan PKB, yang harus dipahami dan dijalankan oleh seluruh kader.

Baca juga : Manchester City Vs PSG, Duel Raja Eropa

Firdaus menekankan, orientasi politik penting agar para pengurus memiliki pemahaman yang sama mengenai arah perjuangan partai. Bekal tersebut dibutuhkan untuk menjaga konsistensi gerakan kader ketika menghadapi dinamika sosial, dan berbagai tantangan di tengah masyarakat.

“Kegagalan adaptasi suatu partai dalam kehidupan bermasyarakat bukan disebabkan oleh uang, tapi ketidaktahuan kader atas apa yang harus dia kerjakan setelah menghibahkan diri kepada partai,” tegasnya.

Lebih lanjut, Firdaus menegaskan, pengurus yang dikukuhkan memiliki tanggung jawab untuk memajukan partai. “Pengukuhan dan orientasi politik diharapkan menjadi langkah awal bagi seluruh jajaran pengurus, untuk menjalankan tugas sesuai visi dan misi organisasi,” pungkasnya.

Baca juga : Bangkit Dari Cedera, Zverev Rebut Gelar Raja Tenis Dunia

Dalam kesempatan yang sama, kepengurusan organisasi sayap PKB, DPW Perempuan Bangsa Sumbar masa bakti 2026–2031 juga resmi dikukuhkan.

Ketua DPW Perempuan Bangsa Sumbar, Cempaka Tanjung mengatakan, pihaknya akan mendorong penguatan peran perempuan, untuk mewujudkan keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Selain itu, tambah dia, Perempuan Bangsa Sumbar juga akan memperluas kontribusi perempuan dalam pembangunan.

“Perempuan harus memiliki kesempatan untuk mengambil peran nyata, dalam organisasi maupun kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah. Kami ingin kaum perempuan memberi kontribusi nyata di seluruh sektor,” ujar Cempaka. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.