Dark/Light Mode

LSI Denny JA: Om Zein Moncer Di Bursa Cabup Purwakarta

Rabu, 11 September 2024 20:26 WIB
Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah. Foto: Istimewa
Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Elektabilitas Calon Bupati Purwakarta Saeful Bahri Binzein alias Om Zein kian moncer. Menilik hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network Denny JA, Om Zein melampaui pesaing utamanya, Anne Ratna Mustika.

"Dan jika tak ada tsunami politik, Om Zein yang berpasangan dengan Abang Ijo Hapidin ini potensial memenangkan kontestasi pada Pilkada Purwakarta 27 November mendatang," ujar Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, dalam siaran persnya, Rabu (11/9/2024).

Survei membuktikan, di hasil survei bulan Juni 2024, Om Zein tercatat memiliki elektabilitas sebesar 27,7 persen di bawah Anne Ratna Mustika di angka 32,7 persen. Selang tiga bulan, di September 2024, elektabilitas Om Zein melesat di angka 46,1 persen.

Sementara Anna, terjun ke angka 29,3 persen. Toto menjelaskan, di simulasi pasangan, duet Om Zein-Abang Ijo meraih elektabilitas 53,4 persen, meninggalkan jauh seluruh pasangan calon lainnya. Termasuk, Anne Ratna Mustika–Budi Hermawan yang merosot ke 25,2 persen.

Baca juga : Dedi Mulyadi Dukung Om Zein Dan Bang Ijo Di Pilkada Purwakarta

Sementara pasangan lainnya, Yadi Rusmayadi–Pipin Sopian berada di angka 15,2 persen, dan Zainal Arifin–Sona Maulida sebesar 4,1 persen.

"Dari data terbaru LSI Denny JA itu, saya harus sampaikan, jika tak ada tsunami politik, pasangan Om Zein–Abang Ijo yang potensial memenangkan kontestasi pada Pilkada Purwakarta November mendatang," katanya.

Toto menambah, peluang duet Om Zein–Abang Ijo ini sangat besar karena memiliki tren naik dari survei sebelumnya. Sebaliknya, kompetitor utamanya, pasangan Anne Ratna–Budi Hermawan punya tren menurun. Analisannya, calon yang memiliki elektabilitas dengan tren turun, biasanya akan terus menurun.

"Tidak mudah buat kandidat yang punya tren turun untuk rebound. Ini sama seperti terjadi pada Ganjar Pranowo di Pilpres. Dari sebelumnya memimpin diatas Prabowo, tapi berikutnya turun dan terus menurun sampai ke 16 persen. Perlu kerja ekstra agar pasangan Anne Ratna–Budi bisa rebound," ungkapnya.

Baca juga : GPMI Dorong Prasetyo Edi Dampingi Anies Di Pilkada Jakarta

Toto menjelaskan, ada tiga faktor duet Om Zein–Abang Ijo melesat di bursa Pilkada Purwakata. Pertama, karena ada pergerakan massif yang dilakukan pasangan Om Zein–Abang Ijo lewat aneka program turun ke masyarakat.

Kedua, karena faktor kekuatan personal figur Om Zein yang dipersepsikan sederhana, peduli dan merakyat. Terakhir, ada faktor pengaruh dukungan Mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi kepada duet Om Zein–Abang Ijo.

"Sulit untuk dibantah bahwa dukungan total Kang Dedi Mulyadi kepada Om Zein itu sangat berpengaruh. Apalagi, seperti tergambar dari aneka atribut ruang publik, Kang Dedi selalu tampil di belakang Om Zein," ungkapnya.

Apalagi, kata Toto, Dedi Mulyadi masih dianggap sebagai figur legendaris di Purwakarta. Jadi, wajar jika elektabilitas Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan sebagai alon gubernur dan wakilnya di Purwakarta sangat fenomenal, yaitu 90,5 persen. Sementara lawannya, masih di bawah 10 persen.

Baca juga : SIM Keliling Bogor Jumat 31 Mei, Hadir Di Plaza Jambu 2

Diketahui, survei dilakukan medio 3–7 September 2024, menggunakan metode standar multistage random sampling, jumlah responden 440 orang melalui wawancara tatap muka dan dengan margin of error 4,8 persen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.