Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kabar pemecatan pelatih Timnas Indonesia, Shin Taeyong (STY) kembali menggema setelah kegagalan Indonesia mencapai target pada ajang ASEAN Cup 2024.
Lalu, seperti apa tanggapan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait rumor tersebut? Anggota Exco, Vivin Cahyani menanggapi kabar yang menyebutkan bahwa pihaknya akan mengganti STY dari kursi pelatih Timnas Indonesia.
Ia tak memberikan jawaban secara tegas mengenai spekulasi penggantian pelatih asal Korea Selatan itu.
Satu-satunya perempuan di jajaran Exco PSSI itu hanya menjawab bahwa pihaknya terbuka dengan opsi apa pun untuk memenuhi target timnas menuju Piala Dunia 2026.
“PSSI jelas punya target besar menuju ke Piala Dunia, perlu dukungan semua pihak untuk bertransformasi menuju ke yang lebih baik dari segala sisi,” kata Vivin.
Baca juga : Sederet Pengamat Ini Nilai Laksdya Erwin Layak Jadi KSAL
“Untuk itu kami terbuka terhadap opsi-opsi apa pun yang membuat Timnas Indonesia bisa makin mendekat ke target utama, yaitu masuk ke kompetisi Piala Dunia,” tambah dia.
Dalam misi menuju Piala Dunia 2026, Indonesia di bawah kepemimpinan STY masih berada dalam jalur yang benar setelah mengantongi kemenangan pertama dalam putaran ketiga kualifikasi melawan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, November 2024.
Kemenangan ini membawa Indonesia berada di posisi ketiga Grup C dengan enam poin. Posisi ini diincar Shin Tae-yong dan PSSI dalam misi menuju Piala Dunia 2026 melalui jalur putaran keempat.
Meski demikian, Vivin mengatakan untuk memenuhi misi menuju pesta sepak bola terbesar di dunia itu, tak ada jalan yang permanen karena sifatnya dinamis.
Terutama dalam pemilihan pemain dan pelatih yang mengisi skuad Garuda. “Semua sangat dinamis dan terbuka terhadap perubahan yang lebih baik dan tidak ada yang permanen, semua bergerak dinamis menuju arah yang tepat sesuai misi,” tegas dia.
Baca juga : CGBIO Menyelenggarakan Pelatihan Bagi Tenaga Medis di Indonesia
Saat ditanya apakah sudah ada pembahasan topik ini di internal PSSI, Vivin menjelaskan, di setiap pertemuan, pembahasan mengenai siapa pelatih dan pemain terbaik untuk membawa Indonesia menuju Piala Dunia, selalu menjadi pokok bahasan.
Namun, ia menggarisbawahi bahwa hingga saat ini belum ada keputusan yang diambil. Ia hanya meminta seluruh pihak mendukung langkah Ketum PSSI Erick Thohir mewujudkan misi menuju Piala Dunia 2026.
“Formasi pemain dan tim pelatih terbaik selalu jadi salah satu pokok bahasan setiap kita meeting. Tapi belum ada keputusan apa pun yang diambil. Kita sepenuhnya mendukung ketua umum menjalankan misi ini,” jelas dia.
Sebelumnya, kabar pemecatan Shin Tae-yong kembali ramai diperbincangkan setelah muncul berita dari media Italia Tuttosport yang ditulis pada 30 Desember 2024 dengan judul “Thohir Ingin Piala Dunia: Pelatih Eropa untuk Indonesia”.
Dalam berita tersebut, Tuttosportmenyebut pelatih asal Eropa lebih cocok dalam mewujudkan misi Erick membuat Timnas Indonesia mendunia.
Baca juga : Pelaku Usaha Nakal Bakal Dikenai Sanksi
Diharapkan, lanjut Tuttosport, pelatih baru ini datang sebelum dua laga putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Australia dan Bahrain pada Maret. Saat ini beredar nama-nama pelatih asal Eropa sebagai calon pengganti STY.
Di antaranya, Phillip Cocu, mantan pelatih PSV Eindhoven dan Vitesse Arnhem, yang kini menganggur. Erik Ten Hag, yang baru saja dipecat oleh Manchester United pada Oktober 2024.
Nama Giovanni van Bronckhorst, mantan pelatih Feyenoord dan Besiktas, juga muncul sebagai kandidat. Ada juga nama Frank Rijkaard, mantan pelatih Barcelona yang sukses meraih dua gelar La Liga dan satu trofi Liga Champions.
Terakhir, Frank de Boer, mantan pelatih Ajax dan Inter Milan, juga menjadi kandidat kuat. De Boer memiliki hubungan dekat dengan Erick Thohir saat menjabat presiden Inter Milan, dan pengalaman melatih klub-klub besar di Eropa membuatnya menjadi pilihan menarik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya