Dark/Light Mode

Nyonya Tua Curi Tiket UCL, Jay Idzes Terdegradasi

Selasa, 27 Mei 2025 06:40 WIB
Selebrasi pemain Juventus. (Foto: X/juventusfcen)
Selebrasi pemain Juventus. (Foto: X/juventusfcen)

RM.id  Rakyat Merdeka - Venezia kalah bersaing dengan Lecce dan Empoli. Sementara pelatih Juve Igor Tudor meminta kejelasan statusnya.

Venezia gagal lepas dari jeratan zona merah Seri A. Jay Idzes dkk harus ikhlas terjun ke Serie B, setelah tumbang 3-2 la­wan Juventus, dinihari kemarin.

Pada laga pamungkas Liga Ita­lia musim ini, Venezia bersaing ketat dengan Lecce dan Empoli memperebutkan satu slot untuk tetap di Serie A, musim depan. Apesnya, Venezia yang kehilangan Idzes karena akumulasi kartu kuning harus mengakui keunggulan Juve. Sebaliknya, Lecce yang menyambangi mar­kas Lazio justru menang 1-0, sehingga lolos dari degradasi.

Baca juga : Knicks Menang Tipis Di Kandang Pacers

Lecce mengakhiri kompetisi dengan menduduki peringkat 17 atau satu strip di atas zona merah. Sementara, Empoli yang menjamu Verona dipaksa menyerah 2-1.

Alhasil, Venezia hanya menempati peringkat 19 atau kedua dari dasar klasemen. Mereka mengantungi 29 poin, dari hasil lima kali menang, 14 kali imbang, dan sisanya kalah. Namun pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco, merasa tiada penyesalan. Pas­alnya, perjuangan I Leoni Alati (Singa Bersayap) dalam upaya menyelamatkan diri memang cukup impresif. Terutama setelah Idzes menjadi kapten tim pada paruh kedua kompetisi.

Dalam 11 pertandingan, mer­eka hanya kebobolan 9 gol sehingga berhasil menang 2 kali dan imbang 7 kali. “Para pemain memberikan segalanya, suporter melihat upaya tersebut. Sayang kami gagal selamat meskipun layak,” ucap Di Francesco, eks gelandang AS Roma itu.

Baca juga : Sering Video Call Anak Baim

Dari kubu Juve. La Vecchia Signora (Si Nyonya Tua) men­jadi tim terakhir yang mendapat tiket ke UCL (UEFA Champions League) setelah menduduki peringkat empat. Curi tiket UCL, Juve unggul satu poin atas Roma yang mengalahkan Torino 2-0.

Target yang dibebankan pada Igor Tudor setelah mengganti­kan Thiago Motta pada Maret lalu, berhasil dicapai. Eks pela­tih Marseille dan Lazio itu pun menodong kejelasan terhadap manajemen atas statusnya.

“Saya akan bertemu dengan klub, dan kami akan memutus­kan,” kata Tudor.

Baca juga : Puan Sejalan dengan Prabowo

Mantan bek Juve dan Timnas Kroasia itu mengingatkan Si Nyonya Tua harus berlaga di Piala Dunia Antarklub pada 15 Juni-13 Juli mendatang.

“Bukan ide bagus untuk pergi ke turnamen itu tanpa kepastian masa depan pelatih. Juga tidak bagus jika klub sudah membuat keputusan satu arah, sementara masih membawa pelatih seka­rang ke Piala Dunia Antarklub,” ancam Tudor. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.