Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Erick Thohir: Pemain Diaspora Angkat Mutu BRI Super League
Jumat, 29 Agustus 2025 09:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai kehadiran pemain diaspora di BRI Super League memberi warna baru bagi sepak bola Indonesia.
Ia menyebut, keputusan mereka kembali berkarier di tanah air bukan sekadar soal nostalgia, melainkan langkah profesional yang layak diapresiasi.
“Mereka datang dengan skill individu yang terasah dan pengalaman internasional yang kaya. Ini bukan sekadar transfer pemain, tapi transfer kualitas dan semangat profesionalisme. Kita harus apresiasi karena itu pilihan karier profesional mereka,” ujar Erick di Jakarta, Kamis (28/8).
Baca juga : Usai Pesta Gol, Bajul Ijo Makin Pede Di Pentas BRI Super League
Hingga pekan ini, ada empat nama diaspora yang memperkuat klub Liga 1: Jordi Amat (Persija Jakarta), Jens Raven (Bali United), Rafael Struick (Dewa United), dan Thom Haye (Persib Bandung).
Menurut Erick, kehadiran mereka sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas kompetisi. Selain menambah daya saing, para pemain diaspora diharapkan bisa membawa Liga 1 lebih dikenal di level internasional.
Meski begitu, Erick menegaskan, pembenahan sistem tetap harus jalan. Salah satu yang disorotnya adalah standar agen pemain yang dinilai belum rapi.
Baca juga : Erick Thohir Apresiasi DPR, Naturalisasi 5 Pemain Disetujui
“Kita tidak ingin ada agen-agen nakal. Tahun ini, sistem harus diperbaiki. PSSI belum akan intervensi, tapi kami akan mengawal agar perbaikan berjalan seperti saat kami mendorong penggunaan VAR,” tegas Erick.
VAR, lanjutnya, terbukti memberi efek positif terhadap jalannya kompetisi. Keputusan wasit lebih fair, tensi protes bisa ditekan. Ia berharap, aturan perekrutan pemain asing maupun diaspora juga bisa ditata dengan standar serupa.
“Jika kita ingin liga kita dihormati, maka kualitas harus dijaga. Standar pemain asing harus ditingkatkan, seperti di negara-negara lain. Ini bukan hanya soal regulasi, tapi untuk makin naikkan mutu sepak bola Indonesia,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya