Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Bali United harus merosot ke peringkat 14 klasemen sementara BRI Super League 2025/26 usai dipaksa menyerah 1-3 dari PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (20/9/2025) malam.
Serdadu Tridatu sempat membuka asa lewat gol cepat Mirza Mustafic dari titik putih menit ke-17. Namun, PSIM bangkit di babak kedua lewat torehan Raka Cahyana, Ezequiel Vidal, dan Anton Quinten.
Baca juga : Ketua MPR: IMI Instrumen Pemersatu Anak Bangsa
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tak menutupi rasa kecewanya. Menurutnya, tim masih membutuhkan waktu untuk menyatukan ritme permainan.
“Babak pertama kami menguasai pertandingan, bahkan punya peluang lewat Ricky yang seharusnya bisa jadi gol. Tapi di babak kedua, kami gagal menjaga momentum,” ujar pelatih asal Belanda itu.
Ia menilai masalah utama ada pada koneksi antar lini. Perpaduan pemain muda dan legiun asing anyar belum sepenuhnya padu.
“Kami sedang dalam proses membangun tim. Terkadang bagus, terkadang menurun, itu wajar. Yang terpenting sekarang adalah proses dan waktu,” tambah Jansen.
Baca juga : Ariel Tatum, Pernah Ingin Jadi Penjual Kue Cenil
Kekalahan ini jadi pukulan berat bagi Bali United yang baru mengoleksi 6 poin dari enam laga. Pekan depan, Serdadu Tridatu akan melawat ke markas Semen Padang. Laga itu akan jadi ujian mental sekaligus peluang untuk mengembalikan kepercayaan diri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya