Dark/Light Mode

MotoGP, Francesco Bagnaia Apes Gegara Ban

Rabu, 29 Oktober 2025 05:16 WIB
Francesco “Pecco” Bagnaia. (Foto : Motosport)
Francesco “Pecco” Bagnaia. (Foto : Motosport)

RM.id  Rakyat Merdeka - Drama terjadi di Grand Prix Malaysia 2025 akhir pekan lalu. Francesco “Pecco” Bagnaia, yang balapan dari posisi terdepan justru gagal finis setelah ban belakang motornya bocor di tengah lomba.

Padahal, akhir pekan di Sirkuit Sepang tampak sempurna bagi pembalap Ducati itu. Bagnaia memenangi Sprint Race dan memimpin balapan utama hingga lap kedua, sebelum disalip Alex Marquez.

Bagnaia masih bertahan di posisi kedua hingga lap ke-13, saat Pedro Acosta dari KTM melewatinya. Namun tak lama kemudian, performanya menurun drastis.

Baca juga : MotoGP, Rossi Yakin Pecco Bakal Makin Ngacir

Pembalap Italia itu tiba-tiba kehilangan kecepatan, keluar jalur, dan terlihat menoleh ke arah belakang motornya seolah ada yang tidak beres.

Ia kemudian disalip Joan Mir dan sejumlah pembalap lain, hingga terperosok ke posisi terakhir. Dua lap sebelum fi nish, Bagnaia akhirnya memutuskan mundur.

Beberapa menit setelah balapan, misteri penyebabnya pun terungkap. Piero Taramasso, manajer Michelin Motorsport, mengonfi rmasi bahwa ban belakang Ducati milik Bagnaia mengalami kebocoran.

Baca juga : MotoGP, Mandalika Angker Buat Marc Marquez

“Kami mendeteksi adanya lubang di bagian tengah ban belakang. Pecco merasakan motornya mulai bertingkah aneh. Saat diperiksa, tekanan anginnya hanya 0,6 sampai 0,7 bar, sangat jauh dari normal,” ujar Taramasso kepada televisi Italia, seperti dikutip dari ESPN, Selasa (28/10/2025).

Pihak Michelin menduga, kebocoran itu disebabkan serpihan karbon atau benda tajam lain di lintasan.

“Kami menemukan lubang yang tampaknya berasal dari potongan karbon. Ini sangat disayangkan. Ia melaju sangat baik dan mengatur ritme balapan dengan sempurna. Tapi begitu tekanan ban turun, motornya tak bisa lagi dikendalikan dengan aman,” katanya.

Baca juga : MotoGP, Fermin Aldeguer Ukir Sejarah Di Mandalika

Menurut Taramasso, penurunan tekanan terjadi secara cepat, hanya dalam dua lap. Begitu sadar ada yang salah, Bagnaia memilih berhenti lomba untuk mencegah kecelakaan.

Kegagalan ini menjadi pukulan berat bagi Bagnaia, yang tampil impresif sejak awal musim. Ia kini kehilangan posisi ketiga klasemen sementara MotoGP, yang direbut kembali sesama pembalap Italia, Marco Bezzecchi.

Pembalap tim VR46 itu hanya fi nis di posisi ke-11, namun cukup untuk menggeser Bagnaia dengan selisih lima poin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.