Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Dualisme kepengurusan di cabang olahraga sepak takraw akhirnya menemukan titik terang.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengonfirmasi telah menerima surat dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang menyatakan persoalan ini resmi tuntas.
KONI dan KOI sebelumnya menjalankan arahan Menpora Erick untuk duduk bersama mencari penyelesaian lewat musyawarah.
Baca juga : Pengamat Puji Tito Tegas Sikapi Bupati Aceh Selatan
Setelah melalui proses yang cukup panjang, ditetapkan bahwa Pengurus Besar (PB) Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI) periode 2025–2029, dipimpin Surianto, menjadi kepengurusan yang diakui secara nasional maupun internasional.
Erick mengaku sudah menerima surat pengakuan kepengurusan PSTI periode 2025-2029 dari KOI. Dia juga menerima surat keputusan KONI tentang pengukuhan personalia PB PSTI.
Dua surat ini merupakan tindak lanjut terhadap arahan yang dia berikan pada awal Oktober lalu untuk menyelesaikan sengketa kepengurusan olahraga.
Baca juga : Menpora Erick: Indonesia Harus Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga
"Hal ini menjadi bukti bahwa Kemenpora bersama KOI dan KONI telah berhasil menyelesaikan dualisme di cabang sepak takraw yang telah berlarut-larut dan merugikan para atlet selama ini,” terang Menpora Erick.
Erick juga mengingatkan tiga cabor lain yang masih menghadapi dualisme, anggar, tinju, dan tenis meja—untuk segera menuntaskannya sebelum tahun 2025 berakhir.
“Saya kembali mengingatkan kepada tiga cabor lainnya yaitu anggar, tinju dan tenis meja untuk segera menuntaskan masalah batasnya akhir Desember ini. Jika masih belum selesai, saya akan ambil alih untuk menyelesaikan agar tidak ada perpecahan lagi demi prestasi olahraga kita,” tegasnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya