Dark/Light Mode

Takluk dari Ganda China, Ana/Trias Runner-up Australia Open 2026

Minggu, 14 Juni 2026 13:31 WIB
Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. (Foto : PBSI)
Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. (Foto : PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, harus puas finis sebagai runner-up turnamen Australia Open 2026 usai kalah dari wakil China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, pada partai final, Minggu (14/6/2026).

Bertanding di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Australia, Ana/Trias menyerah dua gim langsung dengan skor ketat 22-24 dan 13-21.

Pada gim pertama, pasangan Indonesia sebenarnya mampu mengimbangi bahkan sempat memegang kendali permainan. Namun, mereka gagal memanfaatkan momentum saat memasuki poin-poin kritis sehingga lawan berhasil membalikkan keadaan.

Baca juga : BNI-PBSI Cetak Generasi Baru Juara, Raymond/Joaquin ke Final Indonesia Open 2026

“Di gim pertama tadi memang dari awal kami sebenarnya sudah pegang permainan, tapi pada saat poin-poin kritis itu butuh ketenangan yang lebih lagi dan lebih sabar lagi. Kami malah jadi terburu-buru ketika unggul. Di gim kedua coba lagi tapi mereka sudah lebih siap,” ujar Febriana Dwipuji Kusuma.

Memasuki gim kedua, pasangan China tampil semakin percaya diri dan sulit dibendung. Ana/Trias beberapa kali mencoba mengejar ketertinggalan, tetapi tekanan lawan membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan hingga akhirnya kalah 13-21.

Meski gagal membawa pulang gelar juara, Ana/Trias tetap bersyukur bisa menembus final turnamen level tinggi tersebut. Hasil ini sekaligus menjadi pencapaian positif bagi pasangan muda Indonesia itu di kancah internasional.

Baca juga : Fajar/Fikri Ungkap Penyebab Kalah di Final Singapura Open 2026

“Ke depan yang harus ditingkatkan dari segi keyakinan dan lebih nekat, sabar dan tenangnya juga serta fokus di poin-poin akhir,” tambah Febriana.

Sementara itu, Meilysa Trias Puspitasari menilai pengalaman tampil di final menjadi modal penting untuk menghadapi turnamen berikutnya.

“Kami tetap mensyukuri hasil ini walaupun belum bisa upgrade. Positifnya di sini kami dapat suasana dan hawa pertandingannya, semoga ke depan bisa seperti ini terus,” kata Meilysa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.