Dark/Light Mode

Piala Dunia 2026

Lawan Tanjung Verde, Matador Mandul

Selasa, 16 Juni 2026 05:12 WIB
Mikel Oyarzabal pada laga Spanyol vs Tanjung Verde. (Foto : FIFA)
Mikel Oyarzabal pada laga Spanyol vs Tanjung Verde. (Foto : FIFA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Timnas Spanyol gagal memanfaatkan dominasinya saat menghadapi Tanjung Verde pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026.

Pelatih Luis de la Fuente pun harus menerima kenyataan tim Matador ditahan imbang tanpa gol di Atlanta Stadium, Selasa (15/6/2026) dini hari WIB.

La Furia Roja tampil sangat dominan sepanjang pertandingan. Penguasaan bola mencapai hampir 80 persen dan sejumlah peluang berhasil diciptakan. Namun, rapatnya pertahanan Tanjung Verde serta penampilan gemilang kiper Vozinha membuat Spanyol gagal memecah kebuntuan.

Sejak menit awal, Spanyol langsung mengambil kendali permainan. Pedri, Rodri, dan Fabian Ruiz mengalirkan bola dari lini tengah untuk membongkar pertahanan lawan yang bermain sangat disiplin.

Baca juga : Swedia Pesta Gol 5-1 ke Gawang Tunisia

Peluang pertama hadir pada menit ke-13 melalui umpan silang Pedri. Namun, bek Tanjung Verde Pico Lopes sigap menyapu bola sebelum membahayakan gawangnya.

Spanyol kembali mengancam lewat tendangan voli Marc Cucurella pada menit ke-30. Sayang, bola masih melambung di atas mistar. Sementara Tanjung Verde hanya sesekali mengandalkan serangan balik. Upaya Dailon Livramento pada menit ke-37 juga belum menemui sasaran.

Menjelang akhir babak pertama, tekanan Spanyol semakin intens. Ferran Torres nyaris membawa timnya unggul pada menit ke-41, tetapi tembakannya hanya membentur mistar gawang. Bola liar yang disambar Mikel Oyarzabal juga mampu ditepis Vozinha dengan penyelamatan luar biasa.

Kiper berusia 42 tahun itu kembali menjadi mimpi buruk bagi Spanyol. Ia menggagalkan peluang Torres dan Aymeric Laporte secara beruntun hingga skor 0-0 bertahan sampai jeda.

Baca juga : Amad Diallo Jadi Penentu Kemenangan Pantai Gading

Memasuki babak kedua, dominasi Spanyol tidak berkurang. Sundulan Fabian Ruiz pada menit ke-58 masih mampu diamankan Vozinha. De la Fuente kemudian memasukkan Lamine Yamal pada menit ke-71 untuk meningkatkan daya gedor.

Yamal langsung memberi warna baru dalam serangan Spanyol. Beberapa peluang berhasil diciptakan, termasuk untuk Mikel Merino dan Cucurella. Namun, lagi-lagi Vozinha tampil sigap di bawah mistar.

Peluang emas terakhir hadir pada menit ke-89 saat Dani Olmo mengirim umpan matang kepada Oyarzabal. Namun, tembakan sang penyerang diblok heroik oleh Pico Lopes tepat di depan gawang.

Hingga laga usai, Spanyol gagal mencetak gol. Tanjung Verde pun sukses mencuri satu poin berharga berkat pertahanan disiplin dan aksi gemilang Vozinha yang menjadi bintang lapangan.

Baca juga : Pria Usia 25 Tahun Mungil Seperti Bayi

Hasil ini membuat persaingan di Grup H masih terbuka. Spanyol wajib meningkatkan efektivitas lini serangnya, sedangkan Tanjung Verde membawa pulang kepercayaan diri besar setelah mampu meredam salah satu unggulan juara Piala Dunia 2026.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.