Dark/Light Mode

Inovasi GlucoStrip Antar Virty Kiraina Rowi & Tim Raih Medali Emas di WICO 2026

Minggu, 19 Juli 2026 20:56 WIB
Foto:
Foto:

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim pelajar Indonesia berhasil mengharumkan nama bangsa setelah meraih Gold Award pada ajang World Invention Creativity Olympic (WICO) 2026 di Korea Selatan.

Prestasi tersebut diraih melalui inovasi "GlucoStrip", sebuah teknologi berbasis oral film yang dirancang untuk membantu mengatur asupan gula sebagai upaya mendukung pencegahan diabetes.

Prestasi membanggakan tersebut diraih oleh Virty Kiraina Rowi bersama empat rekannya, yakni Indira Aulia Ramadhani, Maylaffathiya Alya Mumtaz, Rumaisha Nagib, dan Shaffaira Zahra Adityazka.

Tim pelajar SMA asal Indonesia itu berhasil membawa pulang medali emas pada kompetisi ilmiah internasional yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan, pada 16–18 Juli 2026.

Baca juga : FSN Club Yogyakarta Antar Indonesia Raih Perak di IFA7 World Championship 2026

Saat dihubungi secara terpisah, Virty Kiraina Rowi atau yang akrab disapa Kirei mengatakan inovasi GlucoStrip lahir dari keprihatinan tim terhadap tingginya konsumsi gula yang berpotensi meningkatkan kasus diabetes.

"Kami melihat tingginya ketergantungan masyarakat terhadap konsumsi gula harian yang berisiko tinggi bagi kesehatan jangka panjang. Lewat GlucoStrip, kami ingin menghadirkan alternatif berbasis oral film yang praktis untuk membantu mengontrol asupan gula tersebut secara efektif," ujar Kirei.

WICO merupakan kompetisi inovasi internasional yang diselenggarakan oleh Korea University Invention Association (KUIA) dan didukung parlemen Korea Selatan.

Ajang tahunan tersebut menjadi wadah bagi pelajar dari berbagai negara untuk mempresentasikan ide, teknologi, dan produk inovatif yang menawarkan solusi atas berbagai tantangan global.

Baca juga : Inovasi Mudik Ramah Anak Bawa ASDP Raih Penghargaan Top CSR 2026

Pada penyelenggaraan tahun 2026, kompetisi diikuti ratusan inovator muda dari puluhan negara. Seluruh karya dinilai oleh dewan juri internasional yang terdiri atas akademisi, praktisi industri, dan para ahli di bidangnya.

Tahun ini, WICO juga mengintegrasikan konsep Asia LOHAS (Lifestyle of Health and Sustainability) ke dalam sistem penilaian melalui parameter Environmental, Social, and Governance (ESG).

Karena itu, inovasi yang diperlombakan tidak hanya dinilai dari sisi kemajuan teknologi, tetapi juga manfaat sosial, dukungan terhadap gaya hidup sehat, serta keberlanjutannya bagi lingkungan.

Dalam kompetisi tersebut, Kirei dan tim mengusung karya berjudul "GlucoStrip: A Novel Oral Film Approach for Sugar Intake Regulation", yakni pendekatan baru berbasis strip oral untuk membantu mengatur asupan gula.

Baca juga : Kilang Pertamina Internasional Borong Medali Emas di Ajang IPITEX 2026

Kolaborasi ide, penguasaan materi saat presentasi, serta solusi yang ditawarkan terhadap persoalan kesehatan global berhasil memenuhi standar penilaian WICO pada aspek Best Presentation, Outstanding Creativity and Innovation, sekaligus memenuhi indikator ESG.

"Kami berharap inovasi GlucoStrip ini dapat terus dikembangkan sehingga benar-benar memberikan dampak nyata dalam mendukung gaya hidup sehat masyarakat," kata Kirei.

Keberhasilan Kirei bersama Indira Aulia Ramadhani, Maylaffathiya Alya Mumtaz, Rumaisha Nagib, dan Shaffaira Zahra Adityazka menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional melalui inovasi yang menjawab persoalan global.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus mengembangkan kreativitas, riset, dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.