Dark/Light Mode

Kilang Pertamina Internasional Borong Medali Emas di Ajang IPITEX 2026

Rabu, 21 Januari 2026 11:02 WIB
Kilang Pertamina Internasional Borong Medali Emas di Ajang IPITEX 2026

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah deru mesin kilang yang tak pernah tidur, sebuah napas baru ditiupkan melalui inovasi anak bangsa.

Mengawali tahun 2026, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) membuktikan bahwa efisiensi energi dan keberlanjutan bukan sekadar jargon di atas kertas, melainkan sebuah prestasi yang diakui dunia.

Dalam perhelatan International Intellectual Property Invention Innovation and Technology Exposition (IPITEX) 2026 yang berlangsung di Bangkok, Thailand, baru-baru ini, dua "otak" dari Kilang Balikpapan dan Kilang Dumai berhasil membawa pulang medali emas.

Mereka bersaing dengan 883 inovator dari 24 negara, mulai dari Jepang, Inggris, hingga Kanada.

Kilang Balikpapan memperkenalkan formulasi baru untuk menggenjot produksi solar rendah sulfur (Low-Sulphur Diesel) tanpa mengganggu ketersediaan Avtur.

Baca juga : Inovasi Pertadex Kilang Pertamina Raih Emas IPITEX 2026 Thailand

Inovasi ini tidak hanya mempercepat produksi, tetapi juga mampu memangkas emisi CO_2 hingga 1.399 ton per tahun.

Sementara itu, tim dari Kilang Dumai membawa "Prolite", sebuah alat angkat presisi yang mampu menjinakkan rotor turbin seberat 3,6 ton dengan akurasi 0,007 milimeter.

Uniknya, alat ini bekerja tanpa listrik, mengubah gerakan rotasi menjadi translasi yang efisien dan ramah lingkungan.

Pjs Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, memandang pencapaian ini sebagai cermin semangat transformasi di tubuh perusahaan pelat merah tersebut.

“Inovasi merupakan sebuah keharusan dan tak bisa dipisahkan dalam dunia energi nasional. Inovasi tak hanya menjawab tantangan zaman, tapi juga memberikan manfaat untuk semua pihak, termasuk masyarakat. Pencapaian di awal 2026 ini sangat membanggakan, sekaligus menjadi bukti KPI tidak akan berhenti berinovasi untuk negeri,” ujar Milla di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Budaya Kerja

Baca juga : Membangun Daerah, Indonesia Bangkit Menuju Negara Maju 2045

Keberhasilan di Bangkok bukan sekadar soal medali. Bagi KPI, setiap inovasi yang lahir dari tangan pekerja adalah upaya untuk memperpanjang napas industri energi Indonesia di panggung global.

Inovasi "Prolite", misalnya, diklaim mampu mengurangi emisi karbon hingga 400 kilogram CO_2-ekuivalen selama proses overhaul.

Milla menekankan bahwa ide-ide cemerlang ini lahir dari bawah, dari para pekerja yang berhadapan langsung dengan tantangan teknis di lapangan.

“Inovasi-inovasi tersebut merupakan buah dari kerja keras para pekerja KPI. Kami percaya bahwa inovasi adalah kunci untuk meningkatkan daya saing dan mencapai tujuan perusahaan, sekaligus memberikan manfaat untuk semua pihak,” tuturnya.

Bagi KPI yang kini mengadopsi prinsip Environment, Social & Governance (ESG), inovasi adalah denyut nadi yang memastikan pengolahan minyak mentah tetap selaras dengan kelestarian alam.

Baca juga : Juara Hobart International, Janice Tjen Pede Hadapi Turnamen Grand Slam

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan sebagai anggota United Nations Global Compact (UNGC).

KPI berkomitmen menjadi motor penggerak menuju masa depan, melalui berbagai inovasi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan.

"Melalui inovasi, kami juga berharap dapat menginspirasi industri lainnya di Indonesia dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tutup Milla.

IPITEX 2026 merupakan ajang internasional tahunan yang berfokus pada pengembangan kekayaan intelektual, inovasi, dan teknologi untuk mendorong nilai tambah ekonomi serta daya saing industri berkelanjutan.

Tahun ini, IPITEX diikuti 883 inovator dari 24 negara, termasuk Indonesia, Kanada, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan Thailand sebagai tuan rumah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.