Dark/Light Mode

Piala Presiden 2026, Tavares Nilai Persebaya Masih Perlu Pembenahan

Selasa, 21 Juli 2026 13:17 WIB
Laga Persebaya Surabaya Vs PSIS Semarang dalam laga uji coba bertajuk 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7/2026). (Foto : Persebaya)
Laga Persebaya Surabaya Vs PSIS Semarang dalam laga uji coba bertajuk 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7/2026). (Foto : Persebaya)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengaku belum puas meski timnya bermain imbang 2-2 melawan PSIS Semarang dalam laga uji coba bertajuk 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, pertandingan tersebut menjadi tolok ukur penting untuk melihat kesiapan Bajul Ijo jelang Piala Presiden 2026 dan kompetisi musim 2026/2027.

Pelatih asal Portugal itu sengaja memanfaatkan laga pramusim tersebut untuk menguji kemampuan para pemain saat tampil di bawah tekanan pertandingan, bukan sekadar melihat performa mereka saat latihan.

Baca juga : Pra Rakornas 2026, BAZNAS Perkuat Visi Dan Kelembagaan Pengelolaan Dana Umat

"Ini salah satu target dari pihak kami. Saya ingin melihat siapa pemain yang memiliki kapasitas untuk bermain di bawah tekanan. Karena mereka bisa berlatih dua-tiga kali, tapi di sini, di GBT dengan lingkungan seperti ini, semuanya sangat berbeda," ujar Tavares.

Persebaya sebenarnya sempat unggul dua gol sebelum akhirnya gagal mempertahankan keunggulan dan harus puas dengan hasil imbang 2-2.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Tavares menilai timnya mampu menciptakan banyak peluang. Namun, penyelesaian akhir dan kesalahan di lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

Baca juga : Tak Masuk Proyeksi Musim 2026/27, Persib Lepas Dimas Drajad

"Ada hal-hal yang saya sukai dari tim, kami menciptakan banyak peluang. Dan ada hal-hal yang tidak saya sukai, seperti kebobolan dua gol karena beberapa kesalahan individu dan kolektif yang seharusnya tidak terjadi," katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada PSIS Semarang yang dinilainya mampu memberikan perlawanan sengit.

"Saya mengapresiasi tim PSIS Semarang, saya suka cara mereka bermain melawan kami. Bagi kami, perlu bekerja lebih keras, mencoba untuk lebih akurat dalam mencetak gol. Saya pikir kami menciptakan peluang untuk mencetak empat atau lima gol lagi," sambung Tavares.

Baca juga : Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia

Selain masalah penyelesaian akhir, pelatih berusia 45 tahun itu juga menyoroti pergerakan pemain tanpa bola. Menurutnya, para pemain harus lebih aktif membuka ruang agar alur serangan menjadi lebih efektif dan rekan setim memiliki lebih banyak opsi saat menguasai bola.

Tavares juga mengakui kondisi fisik beberapa pemain belum mencapai level terbaik. Namun, ia menilai hal tersebut masih wajar mengingat Persebaya baru memasuki fase awal persiapan menghadapi musim baru. Fokusnya kini adalah meningkatkan kebugaran, memperbaiki organisasi permainan, serta memaksimalkan efektivitas di depan gawang sebelum Bajul Ijo tampil di Piala Presiden 2026 dan kompetisi resmi musim 2026/2027.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.