Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur Ramah Lingkungan
- Liburan ke Bandung Naik Whoosh, Diskon Tiket hingga 75 Persen
- BSI LYFE Card Sasar Nasabah Milenial dan Gen Z
- Menko Bahlil Usut Dugaan Perusahaan Asing Menambang Di Kebun Sawit
- Dua Tahun Prabowo, BPOM Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan
Badai Hantam Phillip Island, Marquez Kehilangan Peluang Panen Poin
Selasa, 27 Oktober 2026 06:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Marc Marquez kehilangan peluang untuk menangguk poin dari MotoGP Australia. Pasalnya, balapan di Sirkuit Phillip Island, Negara Bagian Victoria itu dibatalkan karena cuaca buruk.
Saat ini, pembalap Ducati itu memuncaki klasemen sementara dengan hanya terpaut 10 poin dari Jorge Martin.
Pada seri ini, Jorge absen lantaran masih cedera. Dengan ketiadaan rival beratnya itu, peluang Marquez untuk mengumpulkan poin dan memperlebar selisih, semakin besar.
Namun, apa daya balapan di Phillip Island, Minggu (25/10/2026), dibatalkan. Tim Ducati pun meluapkan kekecewaannya atas situasi ini. Seperti diutarakan Manajer Tim Davide Tardozzi.
Baca juga : Indonesia Pangkas Ekspor Gas, Singapura Bereaksi
Menurutnya, Marquez kehilangan peluang menjauh di puncak klasemen akibat MotoGP Australia dibatalkan. Padahal, Marquez perlu mengamankan keunggulan atas Martin untuk mempertahankan gelar juara dunia.
MotoGP Australia 2026 dibatalkan karena cuaca buruk. Hujan deras yang mengguyur Phillip Island menghalangi jarak pandang helikopter medis yang merupakan salah satu sarana penting balapan tersebut.
Karena itu, MotoGP Australia harus dibatalkan karena “kehilangan” salah satu sarana keselamatan utamanya.
Tim meyakini Marquez punya peluang unggul telak jika memenangkan MotoGP Australia.
Baca juga : Hujan Mulai Turun, Semoga Karhutla Reda
“Tidak diragukan lagi, ini adalah peluang yang terbuang bagi kami, tetapi keselamatan adalah yang utama,” ujar Tardozzi dikutip dari Motorcyclesports.
Tardozzi bisa memahami keputusan untuk membatalkan MotoGP Australia meski pihaknya harus kecewa.
“Helikopter tidak bisa terbang dalam kondisi seperti ini, jadi membatalkan balapan adalah keputusan yang logis,” kata Tardozzi.
Pada akhir pekan lalu, Phillip Island terus diguyur hujan. Kondisi trek jauh dari ideal untuk balapan sengit. Namun, dengan lintasan basah, Marquez tetap dijagokan menang.
Baca juga : BSI International Expo 2026 Cetak Transaksi Rp 5,38 Triliun
“Marc jelas merupakan favorit dalam kondisi seperti ini, namun melangsungkan balapan tanpa dukungan evakuasi medis dan dalam cuaca sedingin itu akan sangat berbahaya,” ujar Tardozzi.
“Marc tahu dia bisa menang dan meraih 25 poin, tetapi keselamatan harus tetap diutamakan,” pungkasnya. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya