Dark/Light Mode

Jangan Ngotot Turun di Sepang

Rabu, 28 Oktober 2026 06:15 WIB
Jorge Martin. (Foto: Instagram/89jorgemartin)
Jorge Martin. (Foto: Instagram/89jorgemartin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Chief Executive Officer (CEO) Aprilia, Massimo Rivola sangsi Jorge Martin mampu tampil pada MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, akhir pekan ini karena masih masa pemulihan cedera.

Martin mengalami kecelakaan saat sprint race MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, akhir pekan lalu. Ia mengalami patah tulang radius pada lengan kanan.

Akibat cedera tersebut Martin dinyatakan tidak fit untuk MotoGP Australia. Martin beruntung karena MotoGP Australia 2026 dibatalkan akibat cuaca buruk. Sehingga poinnya dalam klasemen MotoGP 2026 tidak tertinggal jauh dari Marc Marquez.

Baca juga : Pemilu Israel Jadi Ujian Berat Untuk Netanyahu

Martin yakin bisa tampil dalam balapan berikutnya di MotoGP Australia 2026 lantaran tidak membutuhkan operasi dan pemulihan yang lama untuk cederanya itu.

Namun, Rivola tak yakin Martin mau turun ke trek menghadapi rival beratnya, Marc Marquez di Sepang. “Sangat sulit. Sangat, sangat sulit,” kata Rivola dikutip dari Motorcyclesports.

“Saya berharap bisa melihat Jorge di Sepang, setidaknya bersama kami, kita lihat saja nanti,” lanjut Rivola.

Baca juga : Bahlil Jawab Pemerintah Singapura: Ekspor Gas Dipotong 8%, Jadi Tidak Langgar Kontrak

Rivola bersyukur Martin tidak mengalami cedera yang lebih parah. Aprilia kini akan menunggu juara MotoGP 2024 itu pulih 100 persen. “Menurut saya, situasi antara Aprilia dan Jorge cukup disayangkan. Untungnya, kali ini hanya ada tulang yang patah.”

Sementara mantan dokter MotoGP, Claudio Costa berpendapat Martin lebih ideal turun di MotoGP Qatar 2026 ketimbang di Malaysia.

Menurutnya, patah pada bagian pergelangan tangan kanan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih. “Jika itu terjadi di tangan kiri, segalanya akan jauh lebih mudah,” kata Costa kepada GPone dikutip dari Motosan.

Baca juga : Kabut Asap Dari Kebakaran Hutan Mulai Menipis

“Dia bahkan mungkin bisa saja membalap keesokan hari dengan menggunakan pendekatan medis saya yang ‘kuno’ dan ‘tidak lazim’. Namun, untuk tangan kanan, itu tidak mungkin, mengoperasikan rem dan gas adalah persoalan yang sama sekali berbeda-dia mau tidak mau harus menunggu,” lanjut Costa.

Costa mengingatkan Martin agar jangan memaksakan turun di Sepang meski harus menahan sakit. “Tanpa operasi, dan mengingat cedera terjadi di pergelangan tangan kanan, membalap di Malaysia adalah hal yang mustahil, meskipun mungkin ada keinginan untuk mencobanya,” ucap Costa. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.