Dark/Light Mode

Gubernur BI Raker Dengan Komite IV DPR

Senin, 7 Juli 2025 15:10 WIB
TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (kanan), Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter Bank Indonesia (BI) Firman Mochtar (kiri) mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komite IV DPD, di Ruang Sriwijaya, Gedung B, Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2025). Rapat ini membahas sejumlah hal di antaranya target pertumbuhan ekonomi dalam KEM-PPKF 2026 yang dipatok pada kisaran 5,2–5,8 persen mengingat kondisi perekonomian global masih dibayangi ketidakpastian, nilai tukar rupiah dalam KEM-PPKF 2026 yang ditetapkan pada kisaran Rp16.500–Rp16.900 per dolar AS serta adanya potensi peningkatan Non Performing Loan (NPL) dari Himbara maupun Bank Daerah dan Bank Swasta terkait dengan pembiayaan program-program pemerintah seperti MBG, Koperasi Merah Putih dan Danantara.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (kanan), Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter Bank Indonesia (BI) Firman Mochtar (kiri) mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komite IV DPD, di Ruang Sriwijaya, Gedung B, Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2025). Rapat ini membahas sejumlah hal di antaranya target pertumbuhan ekonomi dalam KEM-PPKF 2026 yang dipatok pada kisaran 5,2–5,8 persen mengingat kondisi perekonomian global masih dibayangi ketidakpastian, nilai tukar rupiah dalam KEM-PPKF 2026 yang ditetapkan pada kisaran Rp16.500–Rp16.900 per dolar AS serta adanya potensi peningkatan Non Performing Loan (NPL) dari Himbara maupun Bank Daerah dan Bank Swasta terkait dengan pembiayaan program-program pemerintah seperti MBG, Koperasi Merah Putih dan Danantara.