Dark/Light Mode

Bappenas Siapkan Peluncuran Dokumen Status Keanekaragaman Hayati Empat Wilayah

Jumat, 17 Juli 2026 18:56 WIB
KHAIRIZAL ANWAR / RM
Dari kiri Kepala Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andes Hamuraby Rozak, Direktur Keanekaragaman Hayati Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Inge Retnowati, Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Nizhar Marizi, serta Commission Manager Climate and Biodiversity Hub Indonesia GIZ Indonesia Karin Allgoewer menghadiri media gathering jelang peluncuran dokumen Status Keanekaragaman Hayati di Jakarta, Jumat (17/7/2026). Dokumen yang disusun Kementerian PPN/Bappenas bersama GIZ Indonesia dan Yayasan Konservasi Indonesia tersebut memuat kondisi keanekaragaman hayati di Papua, Bali–Nusa Tenggara, Jawa, dan Maluku sebagai acuan penyusunan kebijakan pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan amanat RPJMN 2025–2029.
Dari kiri Kepala Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andes Hamuraby Rozak, Direktur Keanekaragaman Hayati Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Inge Retnowati, Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Nizhar Marizi, serta Commission Manager Climate and Biodiversity Hub Indonesia GIZ Indonesia Karin Allgoewer menghadiri media gathering jelang peluncuran dokumen Status Keanekaragaman Hayati di Jakarta, Jumat (17/7/2026). Dokumen yang disusun Kementerian PPN/Bappenas bersama GIZ Indonesia dan Yayasan Konservasi Indonesia tersebut memuat kondisi keanekaragaman hayati di Papua, Bali–Nusa Tenggara, Jawa, dan Maluku sebagai acuan penyusunan kebijakan pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan amanat RPJMN 2025–2029.