Dark/Light Mode

Nihayatul Mendorong Pemerintah Mendirikan Rumah Sakit di Arab Saudi.

Minggu, 3 Juli 2022 15:56 WIB
SOPHAN WAHYUDI / RM
Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh berdialog dengan pasien jemaah haji Indonesia didampingi Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes dr Budi Sylvana (kiri) di Kantor Kesehatan Haji Indonesia Makkah, (28/6/22). Nihayatul akan mendorong pemerintah perlu segera mendirikan rumah sakit khusus jemaah haji dan umrah, terutama di wilayah Mekkah.Rumah sakit itu sangat diperlukan untuk melayani perawatan kesehatan seluruh jemaah haji dan umrah Indonesia, karena jemaah haji Indonesia merupakan yang terbesar di seluruh dunia dan seharusnya harus memiliki rumah sakit di Saudi. Ini bukan saja menyangkut waktu haji, melainkan juga menyangkut saat umrah karena jemaah umrah lebih banyak dari jumlah jemaah haji. Selama ini, pasien jemaah yang mengalami sakit parah dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi. Namun, hal itu kerap terkendala karena pasien tidak bisa ditunggui oleh keluarga. Masalah lain, pasien tidak bisa bahasa Arab sehingga komunikasi juga terhambat.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh berdialog dengan pasien jemaah haji Indonesia didampingi Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes dr Budi Sylvana (kiri) di Kantor Kesehatan Haji Indonesia Makkah, (28/6/22). Nihayatul akan mendorong pemerintah perlu segera mendirikan rumah sakit khusus jemaah haji dan umrah, terutama di wilayah Mekkah.Rumah sakit itu sangat diperlukan untuk melayani perawatan kesehatan seluruh jemaah haji dan umrah Indonesia, karena jemaah haji Indonesia merupakan yang terbesar di seluruh dunia dan seharusnya harus memiliki rumah sakit di Saudi. Ini bukan saja menyangkut waktu haji, melainkan juga menyangkut saat umrah karena jemaah umrah lebih banyak dari jumlah jemaah haji. Selama ini, pasien jemaah yang mengalami sakit parah dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi. Namun, hal itu kerap terkendala karena pasien tidak bisa ditunggui oleh keluarga. Masalah lain, pasien tidak bisa bahasa Arab sehingga komunikasi juga terhambat.