Dark/Light Mode

Waspada Badai Kuat Matahari

Sabtu, 12 Oktober 2024 19:14 WIB
TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM
Warga melintas dengan menggunakan payung untuk menghidari cuaca panas, saat berjalan kaki melintas, Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (12/10/2024). Berdasarkan Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan laporan lembaga oseanik dan antmosfer NOA, mendeteksi fenomena badai kuat Matahari akibat letusan besar radiasi elektromagnetik dari matahari dengan berat skala G4 di bumi dan berlangsung selama tiga hari pada akhir pekan ini, meskipun tidak berdampak langsung pada manusia, namum efeknya  bisa menyebabkan gangguan GPS, sinyal handphone (hp), hingga meledakkan trafo listrik.
Warga melintas dengan menggunakan payung untuk menghidari cuaca panas, saat berjalan kaki melintas, Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (12/10/2024). Berdasarkan Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan laporan lembaga oseanik dan antmosfer NOA, mendeteksi fenomena badai kuat Matahari akibat letusan besar radiasi elektromagnetik dari matahari dengan berat skala G4 di bumi dan berlangsung selama tiga hari pada akhir pekan ini, meskipun tidak berdampak langsung pada manusia, namum efeknya bisa menyebabkan gangguan GPS, sinyal handphone (hp), hingga meledakkan trafo listrik.