BREAKING NEWS
 

Cut Intan Nabila

Berbagi Tips Hadapi KDRT

Reporter : MENTARI KUSUMA W
Editor : MARULA SARDI
Jumat, 23 Mei 2025 06:00 WIB
Cut Intan Nabila (Foto: Instagram/cut.intannabila)

RM.id  Rakyat Merdeka - Selebgram Cut Intan Nabila berbagi cerita dan tips menghadapi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Menurutnya, tidak mudah menyelesaikan masalah itu. Tapi bisa diatasi jika memiliki keberanian.

kembali menceritakan pengalaman mengerikan jadi korban KDRT.  Intan mengungkapkan, susah membawa kasus KDRT ke ranah hukum karena stigma di masyarakat.

Sebelum kasus yang dihadapinya viral, sudah tiga kali menghubungi nomor darurat. Namun, laporannya tidak digubris karena kurang alat bukti.

“Kalau bicara KDRT memang cukup berat, karena pelaku utamanya adalah orang terdekat kita. Jadi untuk bisa melapor, itu butuh tekad dan keberanian yang sangat besar,” tegas Intan.

Baca juga : Prabowo: Yang Lamban, Malas, Saya Pinggirkan

“Bagaimana bisa kita melaporkan sosok suami yang harusnya bisa jadi pelindung untuk keluarga. Dan mau nggak mau, membuka aib rumah tangga kita. Itu cukup berat namun akhirnya melegakan,” imbuhnya.

Menurutnya, terkadang korban KDRT memaafkan pelaku karena berpikir bahwa pelaku akan berubah.

Intan mengaku, baru berani mela­por ke aparat hukum setelah 5 tahun setelah mengalami KDRT.

Adsense

“Pada prosesnya (kekerasan) justru bertambah parah. Dan kekerasan itu sulit kita ubah. Mengubah orang itu kan nggak mudah. Kesadaran itu harusnya dimiliki oleh pelakunya sendiri, bukan korbannya,” jelas Intan.

Baca juga : Makkah Panas, Jemaah Haji Gunakan Sunscreen dan Lip Balm

Jauh sebelum kasusnya viral, sang selebgram sebenarnya sudah mencoba lapor polisi di tahun kedua pernikahannya. Sayangnya, karena prosedurnya salah, proses hukum tak berlanjut.

“Keberanian itu jadi tenggelam lagi, akhirnya ya udah kasih kesempatan lagi. Sempat juga tiga kali telepon nomor darurat. Namun sayangnya, petugas dari nomor darurat ini tidak ada   yang bisa langsung menuju ke lokasi dengan cepat,” sesal Intan.

Karena pengalaman itu, Intan sangat mudah berubah pikiran. “Bahkan, ketika hari ini punya keberanian melapor, lalu menunda besok. Dan berpikir, oh mungkin aku harus beri satu kali lagi kesempatan,” kisahnya.

Apalagi, ada masa honeymoon phase yang diciptakan pelaku, untuk terus mempermainkan emosi korbannya.

Baca juga : Parpol Diusulkan Punya Badan Usaha, Patutkah?

Mantan atlet anggar ini menyesal pernah memaafkan mantan suaminya Armor Toreador.

“Kalau aku melihat sekarang, itu kesalahan besar. Sebenarnya KDRT ini tidak akan bisa berubah dan tidak akan bisa diputuskan mata rantainya. Kecuali kita melapor dan berpisah,” tuntasnya.

Sekadar informasi, pada Agustus lalu, publik dihebohkan dengan video yang diunggah Intan ke Instagram. Dalam video berdurasi 53 detik tersebut, nampak Intan dihajar habis-habisan oleh suaminya Armor Torea­dor, di atas tempat tidur. Mirisnya, aksi kekerasan tersebut dilakukan Armor di depan anak bayinya yang masih berusia satu minggu. Dan anak itu turut menjadi korban tendangan kaki sang pengusaha muda.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense