RM.id Rakyat Merdeka - Film drama keluarga Takkan Kubiarkan Kau Menangis produksi Langit Pictures siap menghiasi layar lebar Indonesia mulai 16 Juli 2026.
Mengangkat kisah tentang hubungan keluarga, pencarian jati diri, dan kekuatan musik sebagai media mengekspresikan perasaan, film ini menawarkan cerita emosional yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Disutradarai sekaligus diproduseri oleh Ferly Halim, film tersebut memadukan drama keluarga, perjalanan remaja, dan unsur musikal dalam satu narasi yang menyentuh.
Menurut Ferly, cerita yang diangkat berangkat dari fenomena yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam hubungan antara orang tua dan anak.
“Kadang bukan karena tidak saling menyayangi, tetapi karena cara menyampaikan perasaan yang berbeda sehingga menimbulkan kesalahpahaman,” ujar Ferly usai peluncuran trailer dan poster resmi film di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (10/6/2026).
Baca juga : Kemenkop Apresiasi dan Tindak Lanjuti Masukan Masyarakat Soal Kondisi KDKMP
Salah satu daya tarik utama film ini adalah penggunaan lagu-lagu dari Sheila On 7 yang menjadi bagian penting dalam alur cerita.
Ferly mengungkapkan, proses pemilihan lagu berlangsung cukup panjang karena pada awalnya tim produksi berencana menggunakan lebih banyak karya dari band legendaris asal Yogyakarta tersebut.
“Seru karena awalnya kami ingin memakai 12 lagu, tetapi ternyata tidak semuanya bisa dimasukkan ke dalam film. Kami kemudian melakukan berbagai penyesuaian dan akhirnya terpilih tiga lagu. Tentunya dengan izin Mas Adam Sheila On 7 dan Sony Music,” kata Ferly.
Selain menghadirkan tiga lagu Sheila On 7, film ini juga menyuguhkan dua lagu orisinal berjudul Takkan Kubiarkan Kau Menangis dan Sahabat yang dibawakan oleh Keisha Alvaro bersama Sand Band.
Kisah Ibu dan Anak yang Sarat Emosi Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis berlatar di Kota Semarang yang kaya akan sejarah dan budaya.
Baca juga : Gandeng Yayasan Al Azhar Syifa Budi, DADA Kembangkan Pendidikan Internasional
Cerita berpusat pada Dika, seorang remaja yang diperankan Ari Irham, yang tumbuh dengan perasaan tidak pernah mampu memenuhi harapan sang ibu, Dini, yang diperankan Shanty.
Sebagai orang tua tunggal, Dini sebenarnya memiliki kasih sayang yang besar terhadap putranya. Namun, luka masa lalu membuat hubungan keduanya dipenuhi kesalahpahaman dan jarak emosional yang terus melebar.
Di tengah konflik tersebut, Dika menemukan ruang untuk mengekspresikan dirinya melalui musik bersama sahabat-sahabatnya.
Dari perjalanan itulah, sebuah lagu perlahan menjadi jembatan yang mempertemukan kembali hati ibu dan anak yang sempat terpisah oleh ego serta kesalahpahaman.
Film ini turut dibintangi sejumlah aktor dan aktris lintas generasi, di antaranya Ari Irham, Shanty, Ariyo Wahab, Agoye Mahendra, Emiliano Cortizo, Teuku Rizky, Annisa Kayla, Askara Halim, Sandy Andarusman, dan Didi Riyadi.
Baca juga : Pramono Canangkan Gerakan Pemilahan Sampah dari Rumah di Jakarta Mulai 10 Mei
Melalui film ini, Langit Pictures berharap dapat menghadirkan tontonan yang tidak hanya menghibur dan menguras emosi, tetapi juga mengingatkan pentingnya komunikasi, pengertian, dan kasih sayang dalam keluarga.
Dengan perpaduan cerita yang hangat, musik yang kuat, serta konflik keluarga yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, Takkan Kubiarkan Kau Menangis diharapkan menjadi salah satu film drama keluarga yang menyentuh hati penonton Indonesia pada tahun ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.