Sebelumnya
Ketua MPR Bamsoet mengusulkan TNI membentuk matra baru, yakni Angkatan Siber. Bagaimana pandangan Anda?
Di beberapa negara memang ada sebuah lembaga di samping darat, laut, udara. Lembaga khusus yang merupakan penggabungan dari cyber army darat, laut, udara. Tapi, bukan matra, ya.
Nah, lembaga ini di bawah seorang Panglima. Di bawah Panglima Angkatan Perang. Kalau di kita Panglima TNI.
Baca juga : Kemensos Cetak 30 Ribu Lebih Wirausahawan Baru
Apakah lembaga siber bisa dibentuk di Indonesia?
Di Indonesia kemungkinan bisa mengembangkan lembaga siber TNI yang sekarang embrionya sudah ada. Itu bisa dikembangkan dengan personel yang lebih terlatih. Kemudian, memiliki perlengkapan, alat-alat yang canggih.
Tapi prinsipnya, Anda tak setuju kalau dibentuk matra lagi ya?
Baca juga : Jenderal Andika Membakar Semangat Generasi Muda
Iya, jangan sebut matra. Matra itu ada pasukannya, ada alutsistanya, ada senjatanya. Kalau siber ini kan senjatanya tidak ada. Jadi, jangan disebut angkatan dong, nanti bisa-bisa ada angkatan kelima.
Kalau bukan matra, apa sebutan yang pas?
Ya harus mencari dulu, misalnya siber TNI mungkin, atau lembaga siber TNI, badan siber TNI atau apalah. Untuk nama lembaga apa, harus didiskusikan lebih panjang. Tapi yang jelas, bukan matra. REN
Baca juga : Tekan Kasus KDRT, Warga Diminta Jangan Takut Lapor
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 19 Agustus 2024 dengan judul "Demi Perkuat Keamanan Siber Indonesia, Angkatan Siber Atau Cukup Lembaga, TB Hasanuddin: Jadi, Jangan Langsung Disebut Angkatan Dong"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.